FPI hingga menteri berebut kursi 'bekas' Nur Mahmudi di Depok

Depok yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota ternyata banyak dilirik orang untuk duduk di kursi Wali Kota.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
FPI hingga menteri berebut kursi 'bekas' Nur Mahmudi di Depok
Walikota Depok. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Nur Mahmudi Ismail akan segera lengser dari kursi Wali Kota Depok yang telah dia jabat selama dua periode. Akhir Februari mendatang, warga kota belimbing ini akan kembali menggelar Pilwalkot untuk mencari siapa pengganti Nur Mahmudi Ismail.Depok yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota ternyata banyak dilirik orang untuk duduk di kursi Wali Kota. Artis, politisi, aktivis, akademisi dan tokoh masyarakat pun banyak yang menyatakan diri siap memimpin kota Depok.Bahkan pejabat sekelas menteri dan mantan anggota DPR RI juga akan ikut meramaikan bursa calon Wali Kota Depok Periode 2015-2020. Lantas siapa saja tokoh-tokoh yang sudah menyatakan diri untuk siap bertarung dan memimpin Kota Depok? Berikut pernyataan mereka:

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok Habib Idrus Al Gadri juga tertarik untuk ikut dalam Pilkada Depok. Bahkan Habib Idrus Al Gadri mengaku sudah mendapat restu dari Ketua FPI Pusat Habib Rizieq untuk maju di Pilwalkot Depok."Berangkat dari hati nurani, bukan ambisi jabatan, tapi murni perjuangan. Insya Allah saya akan maju," ucap Habib Idrus Al Gadri.Rencananya, Habib Idrus Al Gadri akan maju dari jalur perseorangan atau independent. Habib Idrus Al Gadri berjanji akan membenahi Kota Depok yang menurutnya masih banyak masalah."Tujuan kami ialah menegakkan perda yang ada, Depok insyaAllah bebas dari kemaksiatan. Ini bukan isu, tapi fakta di lapangan. Contoh kasus pelecehan anak, prostitusi, dan miras yang masih beredar. Lokalisasi di beberapa titik masih berdiri tegak dan bahkan semakin menjamur," tegasnya.

Sejarawan JJ Rizal ternyata juga salah satu orang yang tertarik untuk menjadi Wali Kota Depok setelah Nur Mahmudi Ismail. Rizal pun mengaku siap bertarung dengan calon-calon lainnya."kita sudah sering kumpul dengan relawan membahas soal ini. Intinya ya saya siap maju," ujar JJ Rizal, kemarin.Menurut JJ Rizal, dirinya juga sudah menjaring nama-nama potensial yang dinilai bisa memimpin Kota Depok ke arah yang lebih baik. Nama-nama yang dijaring itu antara lain politisi PDIP Budiman Sudjatmiko, Andrinof Chaniago; dan Ahmad Suaedy."Depok banyak kaum intelektual. Sudah saatnya kami menjadikan kekuasaan sebagai rahmat. Tidak lepas tangan tapi turun tangan," jelasnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin juga menyatakan kesiapannya dalam mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Depok periode selanjutnya menggantikan Nur Mahmudi. Bahkan mantan anggota DPR ini juga sudah memaparkan beberapa visi misinya apabila bisa memimpin kota Depok.Nurul memiliki cita-cita untuk membangun Kota Depok sebagai salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan ibu kota DKI Jakarta agar menjadi lebih baik lagi."Saya memiliki cita-cita untuk membangun Kota Depok, sebagai salah satu kota metropolis itu idealnya harus seperti apa," ujar Nurul Arifin.Sebelumnya, mantan artis remaja tahun 1980-an ini menyatakan siap untuk menjadi Wali Kota Depok. Dia mengatakan siap menduduki jabatan tersebut apabila partai pengusungnya menyetujui dirinya untuk maju dalam pertempuran menuju kursi nomor 1 kota Depok."Jadi, tunggu saja partai akan mengajukan siapa nantinya. Tetapi, saya siap jika memang itu sudah merupakan satu keputusan partai," katanya.

Partai incumbent, PKS juga tetap ingin posisi Wali Kota Depok diisi oleh kadernya. Bahkan mantan Presiden PKS, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring disebut-sebut akan ikut bertarung. Ketua DPD PKS Depok, M Suparyono menyebut Tifatul sebagai salah satu dari tujuh bakal calon wali kota Depok dari PKS."Ketujuh nama tersebut akan dilempar kepada kader dalam pemira PKS pada 31 Agustus. Semua kader memilih. Tugas DPD Depok hanya memfasilitasi pemira itu," kata M Suparyono dalam pernyataannya, Senin (25/8).Tifatul sendiri pada pemilu 2014 ini terpilih menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Sumut 1 yang meliputi Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi.

Selain Tifatul, bakal calon yang namanya sudah tak asing lagi di telinga masyarakat adalah istri Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Nur Azizah Tahmid. Nama mereka juga ikut masuk dalam daftar tujuh bakal calon wali kota Depok dari PKS.Sementara lima orang bakal calon lainnya antara lain; Wakil Ketua DPR Sohibul Iman, Ketua DPD PKS Depok sekaligus anggota DPRD Depok terpilih, Suparyono; mantan anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono; anggota DPR dapil Bengkulu, Sahfan Badri Sampurno; dan Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad.

Rekomendasi