Aksi ganas pendukung Prabowo saat demo MK

Negosiasi yang dilakukan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo menemui jalan buntu. Hendro justru jadi korban.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Aksi ganas pendukung Prabowo saat demo MK
bentrokan di mk. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Demo pendukung Prabowo - Hatta berakhir ricuh. Sejumlah orang ditangkap karena diduga sebagai provokator.Penyulut kerusuhan karena massa memaksa berorasi di depan gedung Mahkamah Konstitusi. Kawat berduri yang dipasang digilas oleh truk unimog.Sempat terjadi aksi saling dorong. Negosiasi yang dilakukan Kapolres Jakarta Pusat  Kombes Hendro Pandowo menemui jalan buntu. Hendro justru menjadi korban.Polisi mencoba menghalau, namun karena massa semakin beringas akhirnya dilepas tembakan gas air mata dan semprotan water cannon. Para pendemo pun kocar-kacir menyelamatkan diri.Berikut aksi-aksi massa pendukung Prabowo saat demo MK:

Ribuan massa pendukung Prabowo bentrok dengan polisi jelang keputusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa Pilpres 2014. Massa demonstran memaksa menuju Mahkamah Konstitusi dengan menerobos barikade pagar berduri polisi.Polisi pun bertindak tegas dan sigap mengantisipasi ulah massa aksi. Tak mau kecolongan mereka memukul mundur massa yang mulai memancing kericuhan.Mobil water canon diterjunkan menyemburkan air ke arah demonstran. Tembakan gas air mata pun dilepaskan guna menghalau dan membubarkan massa aksi.Kondisi yang kacau tadi membuat taman di depan patung kuda dan di dekat bundaran Jalan Medan Merdeka Barat tempat konsentrasi massa dan polisi mengalami kerusakan parah. Tanaman bunga dan rumput rusak terinjak-injak massa dan polisi."Tanamannya rusak parah. Gak peduli mereka sama keindahan, rusak semua kayak gini caranya," kata salah seorang warga Jakarta di lokasi.Tak cuma rusak, taman itu juga dipenuhi sampah. Padahal sebelumnya, taman ini begitu indah tertata.

Massa Prabowo - Hatta tak terima dibubarkan paksa oleh polisi karena berusaha merangsek mendekati Gedung Mahkamah Konstitusi ( MK ), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian pun akhirnya berupaya mendekati massa untuk mengajak berdiskusi.Pantauan merdeka.com, Kamis (21/8), Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro mendatangi salah satu orator untuk mengajak berbicara. Namun, tiba-tiba kepala Hendro ditarik dan dipukul salang seorang demonstran.Spontan saja anggota Provos dan Reserse mengejar pelaku. Namun, akibat timpukan batu dari massa Prabowo , si penjotos pun lolos."Orangnya gondrong, gila kepala Kapolres dipukul," ujar salah satu anggota Reserse di lokasi.Hingga kini kondisi sudah mulai kondusif. Massa Prabowo sedikit-sedikit kembali mundur ke Bundaran Indosat karena disemprot mobil water cannon.

Situasi di depan patung kuda, Bundaran Indosat, antara massa Prabowo dan polisi semakin memanas. Massa berhasil merobohkan kawat berduri yang terbentang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.Pantauan merdeka.com, Kamis (21/8), kawat itu tak kuasa membendung massa setelah dilindas lima mobil. Polisi sekuat tenaga menghadang, sehingga sempat terjadi aksi saling dorong.Massa mulai bertindak di luar kendali dengan menyodok-nyodok polisi dengan bambu. Polisi tidak tinggal diam, dan berusaha merebut bambu tersebut. Bendera yang ada di ujung bambu ditarik aparat.Melihat situasi mulai tak terkendali polisi pun menghidupkan water cannon, dengan posisi siap tembak. Pasukan brimob dan anjing K.9 juga dikerahkan. Ini cukup ampuh karena massa langsung jaga jarak."Kalau kita enggak ke depan MK, mereka akan memutuskan hasil seenaknya," teriak peserta aksi.

Massa Prabowo - Hatta yang ingin menggeruduk Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) semakin beringas. Mereka melempari polisi dengan botol mineral.Awal mula kejadian berawal saat massa Prabowo bernyanyi. Namun tiba-tiba mereka menuding ada anggota polisi yang menjadi provokator."Woi provokator! Tangkap, tangkap!," teriak salah satu orator yang mengenakan jas PAN, Kamis (21/8).Mereka pun mencoba merangsek dan menyodok-nyodok dengan menggunakan bambu. Beberapa botol mineral pun melayang ke arah polisi.Polisi yang siaga hanya diam saja untuk menghindari benturan. Massa Prabowo pun masih berusaha merobohkan pagar.

Rekomendasi