Kampus Universitas Nasional (Unas) kembali memanas. Setelah ditemukan narkoba, kali ini polisi menduga terjadi tindak prostitusi, karena menemukan alat kontrasepsi yang telah terpakai di sana."Ada juga bekas-bekas yang diduga praktik prostitusi. Di sana juga ditemukan banyak kondom-kondom yang masih belum lama dipakai dan sudah lama dipakai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Selasa (19/8).Rikwanto menyatakan, pihak kepolisian menemukan benda yang diduga bom molotov di area kampus saat penelusuran siang tadi. Beberapa buah senjata tajam yang ditemukan pun sudah dilakukan penyitaan."Iya ditemukan juga botol-botol kaca yang diisi minyak dan diberi sumbu. Polisi juga sita berpuluh-puluh sajam (senjata tajam)," terang dia.Di samping itu, dia juga menyatakan adanya dugaan pihak luar yang menjadi pelaku pengedaran narkoba. Mereka menghuni beberapa sekretarian organisasi mahasiswa."Kita koordinasi dengan pengamanan dalam untuk ditindaklanjuti, dari keterangan Pamdal, senat dan Rektorat Unas diketahui adanya kelompok orang yang sudah lama bercokol di sana. Mereka orang yang berasal dari luar dan menempati kantor-kantor senat, tidak boleh dimasuki orang lain di luar kelompok itu," pungkas dia.
Penemuan kondom, polisi menduga ada praktik prostitusi di Unas
Selain kondom, polisi juga menemukan bom molotov dan sejumlah senjata tajam.
Halaman Berikutnya
Usai Telusuri CCTV, Polisi Amankan Mahasiswa Terduga Pelaku Penembakan Balikpapan
Advertisement
Rekomendasi