Ratusan polisi gendut di Semarang dihukum lari 5 Kilometer

Hukuman itu diberikan kepada mereka agar dapat menurunkan berat badan yang lebih ideal.

Fariz Fardianto
Oleh Fariz Fardianto - Reporter
Ratusan polisi gendut di Semarang dihukum lari 5 Kilometer
polisi gendut. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Gara-gara bertubuh tambun, 150 polisi yang bertugas di Mapolrestabes Semarang Jawa Tengah berlari-lari kecil sejauh 5 kilometer mengitari Lapangan Kalisari Jalan Dr. Sutomo lalu melewati kampung menuju Kali Banjir Kanal Barat, pada Rabu (13/8) siang.Hukuman itu diberikan kepada mereka agar dapat menurunkan berat badan yang lebih ideal sehingga diharapkan lebih gesit saat bertugas di tiap wilayah Kota Semarang. Sontak, hukuman yang diberlakukan pada siang bolong itu langsung menarik perhatian warga dan pengendara motor yang melintas di depan Mapolrestabes.Pantauan merdeka.com, para polisi itu memang memiliki tubuh gemuk sehingga tampak kurang ideal dalam menjalankan tugasnya setiap hari. Polisi tambun tersebut berlari menggunakan seragam dinas dan terlihat ngos-ngosan dengan jarak yang cukup jauh.

Usai berlari mengelilingi lapangan, mereka lalu kembali ke halaman parkir Mapolrestabes untuk mengikuti rangkaian pendataan oleh petugas.Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, para polisi gendut itu diminta berlari-lari pada siang hari untuk meningkatkan kecakapan fisik saat bertugas patroli di lapangan. Karena kalau tubuhnya gemuk, menurut dia, gerakannya menjadi lamban dan kurang gesit."Kegiatan ini, mulai kami jadwalkan pada Rabu ini dan akan dijadikan aktivitas rutin selama dua minggu sekali. Harapan kami, ya agar tubuhnya lebih proporsional dan langsing jadi gerakannya lebih cepat," urainya.Lebih jauh, Djihartono menerangkan, aktivitas polisi gendut tadi merupakan bagian dari olahraga rutin namun khusus kali ini sengaja dijadwalkan pada siang hari untuk membakar lemak dalam tubuh polisi itu. Para polisi tambun itu, mayoritas bertugas di polsek-polsek wilayah hukum Kota Semarang.

Rekomendasi