Belanda dan Chile datang dengan predikat sebagai tim dengan pemilik kemenangan sempurna. Sama-sama memiliki dua kemenangan. Akan tetapi kini mereka bertemu di pertandingan terakhir Grup B Piala Dunia 2014. Yang menjadi fokus di pertandingan ini adalah Belanda dan Chile sama-sama ingin menghindari tuan rumah Brasil di perdelapan.Babak berjalan 15 menit, Chile sedikit mendominasi permainan. Bermain dengan kekuatan penuh anak asuh Jorge Sampaoli ingin memetik kemenangan lebih awal. Salah satunya melalui peluang Eduardo Vargas di menit 13. Menerima umpan silang dari Gutierrez, sundulan yang dia lakukan masih melambung di atas gawang Cillessen.Menit 22 Chile lagi-lagi Chile mendapatkan peluang emas. Lewat tendangan sepak pojok Alexis Sanchez yang di umpan mendatar ke kotak penali dan diteruskan Felipe Gutierrez. Sayangnya bola masih melambung di atas mistar.Bermain dengan skema baru namun kemasan lama, membuat Belanda tidak banyak mengalami perbedaan berarti. Dicadangkannya Robin van Persie juga membuat permainan De Oranje menjadi kurang berkembang.Belanda mendapat peluang terbaik melalui Stefan de Vrij lewat sundulannya menyambut umpan tendangan bebas Arjen Robben. Namun sundulannya masih melebar di sisi kanan gawang Chile.Robben kini menebar ancaman. Skill individuntya yang di atas rata-rata menjadikan Belanda hampir unggul. Kalau saja penetrasinya dari lapangan tengah dan tendangan keras mendatarnya tidak tipis ke samping gawang Chile.Sampai 45 menit pertama berakhir tak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Ini merupakan bukan hal yang diinginkan Chile tentunya.Di babak kedua permainan tak banyak berubah. Chile yang ingin bernafsu memetik kemenangan, membuka peluang lewat Sanchez. Melihat rapatnya pertahanan Belanda, dirinya melepaskan tembakan jarak jauh walaupun hasilnya masih terbilang nihil. Selang sepuluh menit kemudian, Chile benar-benar kesetanan dalam melakukan serangan. Aksi individu Sanchez mengelabui salah satu pemain bertahan Belanda sebelum bola ditembak ke gawang. Namun Jasper Cillessen masih mampu meredam.Giliran Robben sekarang. Mirip kejadian di babak pertama, winger Bayern Muenchen ini melakukan spekulasi dari luar kotak penalti. Tapi kiper Chile, Claudio Bravo, tak mau kalah gemilang penampilannya dengan kiper Belanda, dirinya mampu memblok tendangan keras Robben di menit 65.Bermain terus menyerang, bahkan memasukkan seorang gelandang menggantikan pemain bertahan, menjadi boomerang bagi Chile. Lewat umpan Daryl Janmaat, pemain pengganti yang baru masuk dua menit, Leroy Fer, menyambut hasil umpan tersebut dengan baik di menit 77.Belanda kembali mencetak gol di akhir pengujung laga lewat pemain pengganti, Memphis Depay di menit 90+2. Dengan hasil Belanda meraih hasil sempurna di Grup B.Berikut data dan fakta Belanda vs Chile:Susunan pemain
Belanda (4-3-3): Jasper Cillessen, Daryl Janmaat, Ron Vlaar, Stefan de Vrij, Daley Blind, Georginio Wijnaldum, Nigel de Jong (k), Dirk Kuyt, Wesley Sneijder (Leroy Fer 75'), Arjen Robben, Jeremain Lens (Memphis Depay 69').
Pelatih: Louis van Gaal.Chile (3-4-1-2): Claudio Bravo (k), Gary Medel, Francisco Silva (Jorge Valdivia 70'), Gonzalo Jara, Mauricio Isla, Eugenio Mena, Charles Aranguiz, Marcelo Diaz, Felipe Gutierrez (Jean Beausejour 45'), Alexis Sanchez, Eduardo Vargas.
Pelatih: Jorge Sampaoli.Skor: 2-0
Gol: Leroy Fer 77', Memphis Depay 90+2
Tendangan ke gawang: 4-1
Penguasaan bola: 32-68 persen
Pelanggaran: 26-14
Offside: 1-2
Kartu Kuning: Daley Blind - Francisco Silva
Stadion: Arena Corinthians, Sao Paulo
Wasit: Bakary Gassama (Gambia)