Wakapolda Jabar sebut pembunuhan anak perwira TNI biadab

Teka-teki apakah pelaku merupakan pembantunya sendiri belum bisa disimpulkan.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Wakapolda Jabar sebut pembunuhan anak perwira TNI biadab
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Rycko Amelza Dahniel. ©2014 Merdeka.com

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Rycko Amelza Dahniel berang atas kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan dua anak perwira TNI Praja dan Aura. Rycko bahkan menyebut ini merupakan kejahatan biadab."Ini yang terjadi sesungguhnya adalah kejahatan biadab," kata Rycko di Bandung, Senin (23/6).Pihaknya mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. Teka-teki apakah pelaku merupakan pembantunya sendiri Acim yang juga tewas dengan cara gantung diri, dia belum bisa menyimpulkan.Pihak keluarga menurutnya masih belum bisa diperiksa lantaran kondisi psikologis yang belum memungkinkan. "Keluarga masih fokus mengurus anaknya. Sampai sekarang kita belum bisa ambil keterangan resmi," tandasnya."Kita harus memahami kesedihan, keprihatinan keluarga korban," tambahnya.Jenderal bintang satu ini berharap kasus ini agar bisa segera terungkap. "Kita ingin dalam waktu dekat segera tuntas perkara ini," ungkap Rycko.Seperti diberitakan, Aura dan Praja ditemukan tak bernyawa di rumahnya Jalan Gudang Utara, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung pada Minggu, 22 Juni pagi kemarin. Selain mereka, pembantu di lokasi, Acim juga ditemukan tewas dalam posisi tergantung pada seutas tali di tangga rumah.Praja dan Aura mengalami luka di beberapa bagian kepala dan leher. Sedangkan Acim mengalami luka jeratan di leher seperti bekas gantung diri.

Rekomendasi