Sebelum tewas anak perwira TNI kirim gambar arwah di grup chat

Tadi malam Praja sempat melakukan komunikasi dengan beberapa teman Sekolah Dasarnya (SD).

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Sebelum tewas anak perwira TNI kirim gambar arwah di grup chat
Rumah dinas perwira TNI di Bandung. ©2014 Merdeka.com

Raden Maheza Praja (17), anak dari Letkol TNI Rudi Martiandi sebelum tewas sempat melakukan komunikasi dengan beberapa teman Sekolah Dasarnya (SD). Bahkan tadi malam Praja sempat mengirim gambar (emoticon) hantu atau arwah ke grup line teman-teman SD nya.

"Jadi kita itu sebelumnya sempat main dulu, dan pulang sekitar jam 21.30 WIB kita ngobrol di grup," kata salah satu teman Praja, Delvieri di rumah korban, Minggu (22/6).

Menurutnya, sekitar pukul 22.30 WIB, Praja masih sempat mengungkapkan kerinduannya untuk berkumpul dengan teman-teman SD. Praja lantas mengagendakan untuk kembali kumpul-kumpul hari ini untuk makan bersama.

Obrolan di grup Line itu terus berlangsung hingga satu jam kemudian. Namun Praja kemudian tidak melanjutkan obrolan.

"Tiba-tiba sekitar pukul 02.30 WIB Praja dengan id Maheza tiba-tiba mengirim emoticon arwah. Saya juga enggak ngerti kenapa tiba-tiba dia ngirim gambar tersebut," tuturnya.

Delvieri kaget bukan kepalang karena sekitar pukul 08.30 WIB mendapat kabar sahabatnya itu telah meninggal dunia.

"Saya langsung ke rumah dia, ternyata benar itu Praja," jelasnya.

Seperti diketahui, Praja ditemukan tewas bersama sang adik Aura dan pembantunya Acim di rumah dinas orang tuanya di Jalan Gudang Utara, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung. Praja ditemukan telungkup dengan cucuran darah di kepala yang ditutup selimut.

Sementara Aura tewas di dekat tangga dengan luka di leher dan Acim tewas dengan kondisi digantung. Rumah tersebut lokasinya berada di kawasan perumahan TNI atau hanya berjarak sekitar 1 km dari Makodim 0618/BS Bandung.

Praja dan Aura adalah anak dari Letkol Rudi Martiandi yang saat ini tengah bertugas di Solo. Posisi mereka ditemukan di beberapa ruangan berbeda.

Polisi hingga pukul 13.00 WIB masih melakukan olah TKP. Sedangkan tiga jasad sudah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Rekomendasi