Banyak paedofil dari luar negeri yang menyasar anak Indonesia sebagai korbannya. Para paedofil menganggap anak Indonesia, khususnya yang berada di kelas bawah paling mudah didekati dan dijadikan korban."Sasaran paedofil orang ekonomi rendah seperti Indonesia, Vietnam, Filipina yang dijadikan seks pariwisata," ujar Kanit II Perlindungan Perempuan dan Anak Dittipidum Bareskrim Polri AKBP Dwi Kornansiwaty di kantornya, Jakarta, Kamis (24/4).Para paedofil yang kebanyakan punya interpersonal baik kemudian tinggal dan menetap. Mereka mulai melakukan pendekatan agar bisa diterima masyarakat sekitar sekaligus menyamarkan aksi mereka."Mereka menyekolahkan anak-anak, ditampung, dikasih makan, baju, biaya untuk sekolah," lanjut dia.Parahnya keluarga dan anak terima dengan penyimpangan seksual ini, sebab mereka pun dibayar meski diperlakukan secara tidak senonoh."Orang tuanya di suplai jadi oke saja, rata-rata orang begitu di sekitarnya baik. Anak-anak dia enggak tahu karena menikmati mendapat uang juga, disuruh begini begitu dia mau," tukas Ansi.Hal ini tentu memprihatinkan, anak-anak di jalan diduga menjadi korban yang paling rentan mengalami hal-hal demikian. Lembaga terkait pun diharapkan mampu menanggulangi masalah sosial seperti ini.
Waspada, ini ciri-ciri paedofil
Para paedofil umumnya menyasar anak-anak dari masyarakat miskin.
Rekomendasi