Pengusaha tewas di tangan 2 remaja putri dengan 53 tusukan

Kedua tersangka berinisial, S (15) dan YD (18), ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Gegerbitung

Jatmiko Adhi Ramadhan
Oleh Jatmiko Adhi Ramadhan - Reporter
Pengusaha tewas di tangan 2 remaja putri dengan 53 tusukan
Ilustrasi Pembunuhan. ©2014 Merdeka.com

Seorang pengusaha pengembang perumahan bernama Suratmo (37) tewas di dalam rumahnya sendiri di Perum Purnawira, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Senin (7/4). Korban tewas dengan luka sebanyak 53 tusukkan Korban yang meninggal ditemukan dalam rumah dalam keadaan tertelungkup terlilit selimut dan terkunci dalam kamarnya. Saat ini Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi Kota telah berhasil menangkap dua pembunuh pengusaha perumahan, Suratmo (37), yang sempat melarikan diri selama dua minggu.Menurut Kapolres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Hari Santoso, kedua tersangka itu, yakni, S (15) dan YD (18). Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi tanpa perlawanan. Salah satu tersangka saat ini masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs)."Kedua tersangka sempat kabur atau melarikan diri selama dua pekan ke beberapa daerah seperti Jakarta dan Tangerang, Banten, bahkan kami pun sempat membentuk tim khusus untuk memburu keduanya dan berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Gegerbitung," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso, seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/4).Menurut Hari, dari hasil penyelidikan motif pembunuhan yang dilakukan oleh kedua tersangka terhadap Suratmo di rumah korbannya di Perumahan Purnawira Asri Blok R nomor 1 RT 04, RW 05, Kelurahan Cipanengah disebabkan oleh sakit hati.Informasinya keduanya tidak terima alat kemaluannya dilecehkan oleh si korban, karena perbuatan si korban yang diduga memiliki penyimpangan seksual akhirnya S dan YD menganiaya Suratmo dengan menggunakan benda tumpul dan tajam.

Rekomendasi