Siti Fadilah mengaku jadi target jadi tersangka sejak 2009

Ia menduga ada unsur politis terkait penetapannya sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Siti Fadilah mengaku jadi target jadi tersangka sejak 2009
Mantan Menkes Siti Fadilah Supari. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menduga ada unsur politis terkait penetapannya sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan. Menurutnya, ia sudah lama diincar untuk ditetapkan sebagai tersangka sejak 2009.Namun Siti enggan membeberkan siapa orang yang mengincarnya. "Ada, saya tahu tapikan saya enggak mungkin ngomong (orangnya siapa)" kata Siti Fadilah di Kantor Pusat PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (10/4).Siti menganggap kasusnya ini aneh. Sebab, sejak ditangani oleh Mabes Polri tahun lalu kasusnya tak kunjung bisa dilimpahkan ke Kejaksaan. Namun, tiba-tiba beberapa pekan lalu kasus itu langsung dilimpahkan ke KPK.Di Mabes Polri, Siti sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi akibat penyalahgunaan wewenang dalam proyek pengadaan alat kesehatan untuk buffer stock atau Kejadian Luar Biasa dengan metode penunjukan langsung yang dilaksanakan oleh Kepala Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan, dr. Rustam Pakaya, antara Oktober sampai November 2005.Dalam proyek senilai Rp 15.54 miliar itu, anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu dianggap merugikan negara sebesar Rp 6.14 miliar. Mabes Polri menjeratnya dengan pasal 2 ayat 1 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 junto pasal 56 KUHPidana.

Setelah dilimpahkan ke KPK, Siti kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Rekomendasi