Mangkraknya kasus sengketa tempat beribadah yang terjadi antara penduduk Kompleks Yasmin Bogor, yang menolak didirikannya Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin di kawasan tersebut masih belum menemukan solusi. Wali Kota Bogor terpilih, Bima Arya mengaku telah menemukan solusi terkait persoalan GKI Yasmin."Solusinya cuma satu yaitu dialog," kata Bima di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (3/4).Saat didesak kapan realisasi pertemuan itu dilakukan, Bima menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan dialog antara kedua belah pihak."Sudah ada komunikasi antara kedua belah pihak. Jumat ini dilakukan dialognya," ujar Bima.Masalah GKI Yasmin diketahui bermula saat masyarakat sekitar lokasi menolak pembangunan tempat beribadah untuk warga nonmuslim tersebut. Warga menilai pembangunan itu nantinya melanggar izin membangun bangunan (IMB) karena sebagian masyarakat merasa belum menerima ganti rugi akan rencana pembangunan Gereja tersebut. Alhasil, Pemda Bogor pun menyegel bangunan ini.Kerap merasa ditelantarkan, para jemaat melakukan aksi demo damai dengan melakukan ibadah di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Bima Arya janjikan solusi terkait GKI Yasmin
Warga menilai pembangunan Gereja Yasmin melanggar izin membangun bangunan (IMB).
Advertisement
Rekomendasi