Hakim Agung Gayus Lumbuun mengatakan sebaiknya Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki tidak mencampuri urusan Organisasi Hakim, IKAHI dari Mahkamah Agung. Gayus menyarankan agar Suparman seharusnya konsentrasi dengan kasus korupsi anak buahnya yang kini tengah ditangani Kejagung."Sebaiknya, Ketua KY tidak banyak mencampuri urusan Organisasi Hakim dan lebih baik berkonsentrasi menghadapi dugaan korupsi yang terjadi di lembaga yang saat ini dipimpinnya sedang dalam penyidikan Kejaksaan Agung, karena kalau dugaan ini terbukti bagaimana KY akan layak melakukan pengawasan eksternal?" ujar Gayus saat dihubungi wartawan, Selasa (25/3).Gayus seolah geram lantaran Suparman mengatakan tindakan para hakim agung datang ke KPK terkait souvenir dinilai berlebihan. Menurut Gayus, Suparman jangan melihatnya dari kacamata kuda saja."Ini urusan organisasi Hakim, jangan melihatnya dengan kacamata kuda," ujar Gayus.Gayus mengatakan pernyataan Suparman harusnya berdasarkan pada aturan gratifikasi yang ada pada UU Tindak Pidana Korupsi. Keputusan rapat IKAHI mendatangi KPK ingin meminta kepastian kepada KPK. Apakah souvenir iPod itu termasuk barang gratifikasi ataukah bukan."Agar hakim-hakim di lingkungan MA yang menerima souvenir iPod mendapatkan kepastian tentang hal tersebut, bentuk Gratifikasi yang dilarang atau tidak."Sebab, jika membiarkan persoalan dan menyerahkan saja kepada ketentuan UU merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab."Membiarkan persoalan ini dan menyerahkan saja kepada ketentuan UU merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab karena berpotensi pelanggaran suap dan mengembalikan souvenir kepada pemberi tanpa dasar merupakan hal tidak etis," ujarnya.Lagipula, Gayus menambahkan, jika para hakim langsung melaporkan souvenir iPod itu tanpa ada kepastian dari KPK terlebih dulu, justru dinilai tindakan yang tidak efisien."Sebelum ada kepastian dari yang berwenang (KPK) sementara menyerahkan masing-masing penerima ke KPK merupakan tindakan tidak efisien dan bodoh karena jumlah penerima di kalangan hakim-hakim ratusan," ujarnya lagi.Sebelumnya, Ketua KY Suparman Marzuki mengatakan langkah hakim agung mendatangi KPK terkait souvenir resepsi pernikahan anaknya Nurhadi dinilai berlebihan. Mereka dianggap overacting menanggapi isu ini.
Gayus Lumbuun soal iPod: KY jangan pakai kacamata kuda
Gayus kesal lantaran disebut overacting saat menyerahkan souvenir iPod kepada KPK.
Advertisement
Rekomendasi