Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Hari Bowo turun langsung meninjau gudang amunisi yang meledak di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bahkan Wakasal akan turun memimpin investigasi untuk mencari tahu penyebab ledakan tersebut."Perkembangan sementara kita tunggu Bapak Wakasal sudah di sana. Investigasi saya telepon Wakasal yaitu 2 minggu," ujar Kapuspen Mabes TNI Laksda Iskandar Sitompul kepada wartawan di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, Rabu (5/3).Sitompul juga membantah bila ledakan tersebut karena aksi sabotase. "Dugaan sementara belum tahu, yang penting itu imuninsasi ruangan. Tidak ada sabotase, ini murni kecelakaan mungkin sistem penyimpanan sirkulasi raknya," terangnya.Saat ditanya adanya korban meninggal dunia, Iskandar mengaku belum mendapat laporan. Tetapi menurutnya kemungkinan itu bisa saja terjadi."Korban meninggal bisa saja ke arah sana," imbuhnya.
Investigasi ledakan di gudang amunisi makan waktu 2 minggu
Iskandar Sitompul juga membantah bila ledakan tersebut karena aksi sabotase.
Rekomendasi