Ini alasan purnawirawan jenderal mempekerjakan belasan PRT

Mangisi menjelaskan, PRT tersebut dibawa oleh rekan yang semarga dengannya, Situmorang, dari Terminal Pulogadung.

Ilham Kusmayadi
Oleh Ilham Kusmayadi - Reporter
Ini alasan purnawirawan jenderal mempekerjakan belasan PRT
Brigjen (Purn) Polisi Mangisi Situmorang. ©2014 Merdeka.com

Brigjen (Purn) Polisi Mangisi Situmorang membenarkan dirinya mempekerjakan belasan pembantu rumah tangga (PRT) di rumahnya, Perumahan Duta Pakuan Jalan Danau Matana, Blok C5/18, RT 08/03, Kelurahan Tegallega, Bogor. Mangisi mengaku sengaja menampung belasan PRT karena alasan kemanusiaan."Ini murni hanya sebatas kemanusiaan, mereka dibawa ke rumah saya dari Terminal Pulogadung karena kasihan mereka terlantar disana dan kebingungan mau makan atau pulang kemana," ujar Mangisi di Bogor, Sabtu (22/2).Mangisi menjelaskan, PRT tersebut dibawa oleh rekan yang semarga dengannya, Situmorang, dari Terminal Pulogadung ke rumahnya."Makanya orang yang semarga saya di Terminal Pulogadung mengajak mereka-mereka bekerja di rumah saya. Dari 16 orang itu, ada 4 orang yang rencananya akan dipekerjakan untuk merawat peternakan Lele saya di kawasan Curug Nangka, Bogor," kata dia.Sebelumnya, warga sekitar tempat tinggal Brigjen purnawirawan MS di Kompleks Duta Kencana, Bogor, sudah merasakan ada keanehan sebelum terkuaknya kasus penyekapan belasan pekerja di rumah tersebut. "Saya tidak tahu mereka kerjanya apa saja. Karena rumahnya juga hanya sebesar itu kenapa harus pakai pembantu lebih dari 10 orang," kata Sumi, salah satu warga di perumahan tersebut, Jumat (21/2).Meskipun rumah tersebut terbilang besar, seperti juga yang dimilikinya di kompleks tersebut, menurut Sumi tidak wajar jika harus sampai 15 pembantu rumah tangga.Sumi yang rumahnya di depan rumah MS, juga pernah menyaksikan keanehan-keanehan lainnya. Ia pernah melihat M (istri MS) menghukum para pekerjanya dengan disuruh berdiri berjejer di depan rumahnya.

Rekomendasi