Jaga pemilu, TNI janji sikat penjahat yang beraksi di depan mata

TNI sudah berkoordinasi dengan Polri agar bisa melakukan penindakan awal kepada para penjahat saat pemilu.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Jaga pemilu, TNI janji sikat penjahat yang beraksi di depan mata
HUT TNI ke-67. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman menegaskan saat pemilu mendatang, pihaknya tidak segan-segan untuk menindak para penjahat yang berbuat ulah di depan mata. Dalam hal itu, Budiman mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian."Kita berikan kebijakan ke Pangdam, Dandim, Danrem untuk berkoordinasi dengan polisi. Kalau kita tahu duluan (kejahatan) bisa dan wajib kita lakukan penindakan awal," ujar Budiman usai acara pertemuan dengan purnawirawan jenderal TNI AD di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).Budiman mengatakan, dalam pengaman pemilu mendatang pihaknya juga akan menempatkan prajuritnya di kepolisian dari Polres hingga Polda."Di setiap Polres ada 1 BPK, Polresta 1 kompi, 1 Polda dengan pimpinan Brigjen sebanyak 2 SSK sedangkan Polda pimpinan Mayjen 1 Batalion. Di Mabesad sendiri disiagakan 1 brigade atau 2000 lebih personel," tuturnya.Mengenai ancaman teroris, lanjut Budiman, pihaknya juga akan mengawasi dengan ketat. Selain itu, Gerakan Pengacau Keamanan di Papua juga akan diperhatikan."Pada dasarnya mereka saudara kita. Tetapi kalau mereka mengancam dan bersenjata, mereka berhadapan dengan prajurit saya," katanya.

Rekomendasi