Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agatha Lily hadir memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPR. Agatha yang selalu diperbincangkan dan menjadi objek dugaan pelecehan verbal saat fit and proper tes beberapa bulan lalu mengklarifikasi pengaduan yang diajukan oleh Komnas Perempuan."Saya beri keterangan tentang pengaduan Komnas Perempuan ke DPR," ujar Agatha kepada wartawan usai keluar dari Ruang BK DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).Menurut Agatha, dirinya memberikan keterangan kepada BK DPR selama kurang lebih 40 menit. Agatha menyerahkan sepenuhnya terhadap BK DPR atas laporan yang dia sampaikan."Biar BK DPR yang memberikan keterangan ke publik. 40 Menit lamanya," jelas Agatha.Lebih lanjut, perempuan putih berparas cantik ini mengaku, jika dirinya menjawab apa adanya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh BK DPR. Agatha menegaskan, saat seleksi anggota KPI, tidak ada pelecehan yang menimpa dirinya dari Komisi I DPR sebagai tim penyeleksi."Ada sekitar 8 dan 9 pertanyaan. Karena tadi prosesnya tertutup. Tak ada pelecehan," tegasnya.
Agatha Lily: Tidak ada pelecehan saat seleksi di Komisi I DPR
Agatha mengaku selama 40 menit memberikan keterangan di hadapan anggota BK DPR. Dia menegaskan tidak ada pelecehan.
Rekomendasi