Buronan korupsi Anggoro tiba di Indonesia malam ini

"Jika sesuai jadwal, diperkirakan tersangka AW tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 20.30 WIB."

Aryo Putranto Saptohutomo
Buronan korupsi Anggoro tiba di Indonesia malam ini
Anggoro Widjojo. ©2014 Merdeka.com

Buronan kasus korupsi pengadaan alat Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Kementerian Kehutanan Anggoro Widjojo, berhasil ditangkap kemarin di China, berkat kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian Zhenzhen. Kabarnya, Anggodo akan tiba malam ini di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Indonesia."Tersangka AW telah dibawa kembali ke Indonesia melalui Guangzhou, China, pada Kamis 30 Januari 2014 pada sekitar pukul 16.00 WIB waktu setempat dengan pengawalan petugas dan KPK. Jika sesuai jadwal, diperkirakan tersangka AW tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada sekitar pukul 20.30 WIB," tulis Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana, melalui keterangan pers, Kamis (30/1).Sebagai Direktur PT Masaro, Anggoro diduga menyuap empat anggota Komisi IV DPR, yakni Azwar Chesputra, Al Amin Nur Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluas, dengan harapan bersedia mendorong pemerintah menghidupkan kembali proyek SKRT. PT Masaro Radiokom merupakan rekanan Departemen Kehutanan dalam pengadaan SKRT 2007 yang nilai proyeknya mencapai Rp 180 miliar.Saat menjadi tersangka, adik pengusaha Anggodo Widjojo itu kerap mangkir dari pemeriksaan. Pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan Anggoro kabur sebelum dicegah.Kasus SKRT adalah pengembangan dari kasus dugaan korupsi alih fungsi hutan lindung menjadi Pelabuhan Tanjung Api-api di Sumatera Selatan. Sejumlah anggota Dewan sudah masuk bui gara-gara kasus ini, di antaranya Yusuf Erwin Faishal dan Al Amin Nasution.

Rekomendasi