Seabad pintu air Manggarai tetap kokoh menahan banjir

Saat siklus banjir lima tahunan menyebabkan sampah yang tersangkut di pintu air sangat banyak.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Seabad pintu air Manggarai tetap kokoh menahan banjir
Pintu air Manggarai. ©2013 Merdeka.com/eko prasetya

Banjir yang melanda DKI Jakarta memang sulit dihindari. Wilayahnya yang berada di hilir, membuatnya bak penampungan air. Terlebih, Ibu Kota Indonesia ini dilalui 13 aliran sungai.Salah satu penahan banjir Jakarta, yakni pintu air Manggarai di Jakarta Pusat. Pintu air ini didirikan sejak zaman Belanda. Bangunan ini pun sudah memasuki umur seabad.Kepala pintu air Manggarai, Adie Widodo menyatakan, pintu air yang dijaganya memiliki beberapa pintu yang berfungsi untuk antisipasi banjir."Nah pintu air banjir itu untuk mengantisipasi atau meminimalisir terjadinya banjir," jelasnya kepada merdeka.com, Rabu (22/1).

Topik pilihan: Banjir Manado | Banjir PanturaAdie menilai, volume air yang melewati pintu air Manggarai memang selalu ada perbedaan. Terutama bila terkait banjir lima tahunan yang melanda Ibu Kota."Perbandingannya tiap tahun pasti terjadi banjir. Cuma tahunnya saja yang berbeda. Seperti ada siklus 5 tahun," sebutnya.Namun, sebagai rakyat dia enggan menyalahkan banjir ini kepada pemerintah. Sebab, bila dilihat dari cuaca saat ini, di luar Jakarta pun juga mengalami musibah yang sama."Dan satu sisi bukan hanya DKI Jakarta yang kebanjiran saat ini kan. Di luar DKI pun kebanjiran, bahkan di luar negeri pun kebanjiran. Siklus alam, jadi kita tidak menyalahkan pemerintah. Toh buktinya di luar negeri juga banjir kok," ucapnya tegas.Dia menceritakan, saat siklus banjir lima tahunan menyebabkan sampah yang tersangkut di pintu air sangat banyak. Sehingga, hal itu sulit untuk dibersihkan.

Rekomendasi