Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul tetap bersikap keras dengan kubu Anas Urbaningrum meski mantan Ketum HMI itu sudah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Ruhut, loyalis yang selalu mendampingi Anas sudah layu sebelum berkembang."Loyalis Anas layu sebelum berkembang," kata Ruhut dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (11/1).Ruhut memberikan alasan kenapa dia menyebut loyalis Anas layu sebelum berkembang, karena saat Anas ditahan beberapa loyalis Anas tak ada. Seperti Saan Mustopa, Michael Wattimena, Sudewa tak terlihat batang hidungnya. Hanya Gede Pasek Suardika yang mendampingi Anas di KPK."Setelah penetapan tersangka (dan ditahan), ada tidak loyalis Anas yang mendampingi, ada tidak Saan Mustopa, Michael Wattimena, Dewo, mana?" sindir Ruhut.Seperti diketahui, saat Anas beberapa kali diperiksa oleh KPK, dia selalu didampingi para pengurus Partai Demokrat. Di antaranya, Saan Mustopa, Gede Pasek Suardika, Andi Nurpati, Michael Wattimena, Herman Khaeron, Mirwan Amir. Namun kemarin, hanya ada Pasek yang menemani Anas hingga ditahan.
Ruhut: Loyalis Anas layu sebelum berkembang
"Saat Anas ditahan, Saan Mustopa, Michael Wattimena dan Dewo, mana?" sindir Ruhut.
Rekomendasi