Megawati belajar keberagaman Indonesia dari Gus Dur

"Salam itukan hal yang baik, apapun bahasanya semuanya punya tujuan baik," kata Gus Dur ditirukan Mega.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Megawati belajar keberagaman Indonesia dari Gus Dur
Gus Dur. ©Reuters

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkap fakta di balik ucapan salam yang dilakukan sebelum memulai berpidato di sejumlah kesempatan. Mega selalu mengucap salam dari berbagai keyakinan agama yang diakui pemerintah.Mega bercerita, dirinya juga sempat banyak belajar tentang keberagaman agama yang ada di Indonesia dari Almarhum KH Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ). Termasuk salam dengan menggunakan bahasa yanag biasa digunakan oleh agama-agama tertentu. "Saya tanya ke Gus Dur waktu itu, apa kalau kita memberikan salam diacara yang dihadiri orang Islam apa kita hanya mengucapkan assalamualaikum atau boleh yang lain?" cerita Mega menirukan dialognya dengan Gus Dur di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Sabtu (28/12).Megawati melanjutkan, mendengar pertanyaan itu Gus Dur lantas menjawab dengan santai."Gusdur jawab begini 'Ya nggak, sebut saja salam yang lain. Salam itukan hal yang baik, apapun bahasanya semuanya punya tujuan baik," kata Gus Dur ditirukan Mega.Dari hasil perbicangan itu, Mega pun lantas banyak belajar dan mengaku melakukannya diberbagai kesempatan. Menurut Mega, sudah jarang ada orang yang mau memberikan salam seperti itu, padahal jika melihat keberagaman di Indonesia sudah sewajarnya memberikan salam dengan berbagai cara."Ini yang namanya keberagaman itu, harus dipraktikkan, dalam setiap kehidupan itu ya harus dipakai menyapa, memberikan salam," kata dia.

Rekomendasi