Kemenkes bantah jadi penyelenggara Pekan Kondom Nasional

Sejumlah pihak menuding acara ini bakal melegalkan seks bebas dan bukan mengurangi penyebaran HIV/AIDS.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Kemenkes bantah jadi penyelenggara Pekan Kondom Nasional
Ilustrasi kondom. ©Shutterstock/Yeko Photo Studio

Berbagai elemen masyarakat dan anggota DPR terus mengkritisi program pemerintah bertajuk Pekan Kondom Nasional yang dimulai pada Minggu (1/12) lalu. Sejumlah pihak bahkan menuding acara ini bakal melegalkan seks bebas dan bukan mengurangi penyebaran HIV/AIDS.Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti membantah acara tersebut dikelola langsung oleh Kementerian Kesehatan, melainkan sepenuhnya digelar pihak swasta. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendapat pendampingan langsung dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN)."Itu bukan Kemenkes, jadi itu adalah acara swasta yang kerja sama dengan KPAN, dan memang tugasnya KPAN," ujar Ali Ghufron saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (3/12).Sementara, keterlibatan Kementerian Kesehatan dalam kegiatan tersebut hanya terkait beberapa macam saja, seperti regulasi dan menjadi pengarah acara. Namun, Ali Ghufron mengaku tidak tahu menahu mengenai kegiatan tersebut sampai menjadi kontroversi publik."Itu saya sendiri enggak tahu, tidak dilapori," ujarnya.Setelah menjadi kontroversi di masyarakat, pemerintah kini ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Pihaknya segera berkoordinasi dengan penyelenggara serta berbagai elemen yang terlibat di dalamnya. Termasuk menarik sejumlah acara yang dianggap tidak sesuai."Bahkan yang ada gambar Jupe kita minta diberhentikan," tegasnya.

Rekomendasi