Aparat TNI AD dan Polri kembali terlibat bentrokan di Karawang, Jawa Barat, kemarin. Enam polisi luka-luka dalam kejadian itu, sebuah pos polisi dan kendaraan juga dirusak para pelaku.Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Kapolri Jenderal Pol Sutarman akan melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan menggelar olahraga bersama."Akan dilakukan olahraga bersama, nanti ada kalanya olahraga bersama di Polres, bisa juga di Koramil," ujar Sutarman di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11).Langkah tersebut akan dilakukan secara terus menerus hingga masing-masing pasukan saling mengenal. Apalagi, selama ini bentrokan terjadi karena kejadian sepele."Soal bentrok itu kan kadang-kadang hanya sepele, misal bilang kenapa lihat-lihat, kan gitu," tandasnya.Seperti diberitakan, penyerangan berawal dari kasus cekcok yang terjadi antara anggota TNI dan Polri di halaman parkir kantor DPRD Karawang. Persoalan itu kemudian diselesaikan dengan musyawarah di ruang tunggu Bupati lantai 2 Kantor Pemda yang dihadiri oleh Wakapolres Karawang, Kabag Ops Polres Karawang, Danki Brimob Iptu Ramadona, Danki 305 Kapten Bagus, Provos 305, Kapten Sirait Danramil Karawang Kota, Kasi Propam Polres, KBO Intel Polres dan Edi serta Wely.Pada pukul 12.15 WIB, musyawarah selesai dari kedua belah pihak setelah saling minta maaf. Namun, pukul 12.30 WIB kurang lebih 1 kompi anggota 305 Telukjambe dengan seragam dinas loreng dan helm warna hijau dan sebagian berbaju preman datang dan masuk ke areal Kantor Pemda lewat pintu Timur sambil menenteng pisau sangkur, golok dan pentungan kayu atau bambu. Mereka langsung menyerang dan menganiaya anggota Dalmas yang sedang melakukan pengamanan aksi buruh sambil teriak-teriak.Akibat penyerangan tersebut, beberapa anggota Dalmas mengalami luka. Setelah selesai melakukan penyerangan kurang lebih 20 menit, gerombolan anggota Yonif 305 kabur meninggalkan lokasi menuju Jalan Tuparev sampai di Bundaran Mega Mal.Mereka lalu merusak Pos Lantas dan mobil milik anggota polisi depan Mega Mal Karawang. Selain itu, mereka juga melakukan perusakan Pos Gatur Hero dan 1 unit mobil pikap.
Cegah bentrok, Kapolri akan gelar olahraga bersama TNI-Polri
"Soal bentrok itu kan kadang-kadang hanya sepele, misal bilang kenapa lihat-lihat, kan gitu," kata Kapolri.
Advertisement
Rekomendasi