Komandan Yonif 305 minta maaf anak buah hajar polisi di Karawang

Dia juga memberikan uang pengobatan kepada kedua anggota Polres Karawang yang menjadi korban peristiwa bentrokan.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Komandan Yonif 305 minta maaf anak buah hajar polisi di Karawang
Pos polisi di Karawang. ©2013 Merdeka.com/Eko Prasetya

Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, Mayor Infanteri Kristomei Sianturi menjenguk dua anggota Polres Karawang yang menjadi korban bentrokan TNI-Brimob. Kristomei pun meminta maaf atas insiden itu."Kami mohon maaf atas kejadian pada Selasa (19/11) yang mengakibatkan beberapa anggota Polres Karawang mengalami luka-luka," katanya, di Karawang, seperti dilansir Antara, Rabu (20/11).Kristomei mengatakan, peristiwa bentrokan antara TNI dari 305 dengan Brimob di luar dugaan karena insiden itu terjadi akibat kesalahpahaman. Padahal, dia menilai hubungan anggota TNI dengan jajaran kepolisian Polres Karawang cukup erat dan harmonis. Dalam beberapa kesempatan atau kegiatan dilakukan secara bersama."Pengamanan-pengamanan dalam kegiatan tertentu juga sebelumnya rutin kita lakukan secara bersama antara TNI dari 305 dengan Polres Karawang," kata dia.Atas hal tersebut, dia menyesalkan peristiwa bentrok TNI-Brimob Den B Cikole Polda Jabar yang mengakibatkan sejumlah anggota Polres Karawang mengalami luka-luka. "Seharusnya memang tidak terjadi peristiwa bentrokan itu. Sebab selama ini hubungan kita (TNI 305) dengan Polres Karawang cukup erat," kata dia.Selain memohon maaf, Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak juga memberikan uang pengobatan kepada kedua anggota Polres Karawang yang menjadi korban peristiwa bentrokan.Peristiwa bentrok antara TNI 305 dengan Brimob yang bertugas mengamankan unjuk rasa buruh di kompleks Pemkab Karawang itu terjadi akibat salah paham yang dipicu dengan sikap saling memandangi. Sempat terjadi adu mulut antara seorang anggota TNI 305 berpangkat Praka dengan anggota Brimob saat itu. Sampai akhirnya terjadi perusakan beberapa Pos Mega Mall dan kendaraan dinas milik anggota Polres Karawang. Enam anggota polisi luka-luka akibat penyerangan itu.

Rekomendasi