Kapolda Jabar: Bentrok di Karawang karena pandang-pandangan

"Di situ, pandang-pandangan tetapi ternyata (yang dipandang) warga sipil itu TNI," kata Suhardi.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Kapolda Jabar: Bentrok di Karawang karena pandang-pandangan
©2013 Merdeka.com/imam buhori

Bentrok yang melibatkan dua anggota Brimob Polda Jabar dan Prajurit TNI 305 Telukjambe masih belum jelas penyebabnya. Namun Kapolda Jabar Irjen Pol Suhardi Alius mengakui insiden tersebut karena hal sepele."Saling pandang-pandangan saja awalnya. Itukan anggota Brimob Cikole yang di BKO-kan di Karawang dalam rangka pengamanan unjuk rasa, di situ dan pandang-pandangan tetapi ternyata (yang dipandang) warga sipil itu TNI," katanya di Mapolda Jabar, Bandung, Rabu (20/11).Dia membantah kabar yang beredar adanya penamparan. Apalagi tentang penilangan yang dilakukan anggotanya terhadap warga sipil tapi ternyata TNI. "Jadi enggak ada seperti disebarkan masyarakat luas, tidak benar," terangnya.Dia menambahkan, sejumlah petinggi Polri dan TNI semalam sudah melakukan pertemuan di Karawang kemarin malam, di antaranya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi dan Pangkostrad Letjen TNI Gatot Nurmantyo."Jadi tadi malam saya sudah ketemu. Kita masing-masing sudah mencari solusi. Jadi untuk yang TNI akan dicari dan diberi sanksi. Di Polri juga kalau ada yang salah paham itu, kalau ada yang melanggar disiplin kita disiplinkan dan diperiksa," pungkasnya.

Rekomendasi