Serang pospol di Karawang, anggota TNI seret dan pukuli polisi

Akibat pengeroyokan tersebut, Deni tak sadarkan diri. Sampai akhirnya dia mendapati dirinya terbaring di rumah sakit.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Serang pospol di Karawang, anggota TNI seret dan pukuli polisi
Briptu Deni korban TNI. ©2013 Merdeka.com

Korban penyerangan TNI di Pos Lantas depan Mega Mal Karawang mulai buka suara terkait tragedi yang menimpa dirinya. Salah satunya, Briptu Deni dari Lantas Polsek Pangkalan yang saat itu tengah berpatroli di dekat Pospol tersebut."Tiba-tiba mobil saya dipalang sama anggota TNI mereka buka pintu nyeret saya. Terus sambil teriak mereka itu lalu saya dihajar habis-habisan," kata Briptu Deni kepada wartawan di RS Cito Karawang, Selasa (19/11).Akibat pengeroyokan tersebut, Deni tak sadarkan diri. Sampai akhirnya dia mendapati dirinya terbaring di rumah sakit. "Mengalami luka dan bibir bengkak, babak belur, hidung berdarah dan mobil dihancurin." tutup dia.Sebelumnya, satu kompi TNI menyerang Brimob yang tengah berjaga di Pospol depan Mega Mal Karawang. Akibatnya, sejumlah polisi terluka dan Pospol hancur dirusak anggota TNI.Informasi yang dihimpun merdeka.com, Selasa (19/11), kasus cekcok itu terjadi pada pukul 09.30 WIB di halaman parkir kantor DPRD Karawang. Kedua pihak sempat berdamai namun tak lama kembali bentrok pecah.

Rekomendasi