Suami Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah , Hikmat Tomet mengembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani satu bulan perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Ketua DPD Partai Golkar Banten itu meninggal akibat stroke.Hikmat Tomet diketahui sudah lama menderita stroke. Meski demikian, Partai Golkar tetap berencana mengusungnya menjadi caleg di Pemilu 2014.Sosok Hikmat tomet memang istimewa bagi partai berlambang pohon beringin itu. Hikmat merupakan ketua DPD Partai Golkar Banten sekaligus suami dari Gubernur Banten ratu Atut.Golkar sendiri mengakui Hikmat merupakan kader istimewa. Golkar takut kehilangan suara di Banten. Sebab, Hikmat dinilai sebagai tokoh yang berpengaruh di Banten."Boleh dong kami takut kehilangan suara. Jadi biasa saja. Memang beliau potensial kok," kata Sekretaris Fraksi Golkar di DPR, Ade Komarudi di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu.Hikmat menjadi anggota DPR periode 2009-2014 setelah terpilih pada Pemilu 2009 lalu. Saat itu anggota Komisi V DPR itu maju dari Partai Golkar untuk daerah pilihan Banten II. Saat itu Almarhum sukses mengantongi suara yang cukup banyak yakni 96.446 suara.Peranannya di partai yang dipimpin Aburizal Bakrie cukup penting. Dia terpilih menjadi ketua DPD Golkar Banten setelah terpilih menjadi anggota DPR. Saat itu Almarhum terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda). Hikmat memiliki ambisi untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Almarhum memiliki segudang rencana di antaranya; pembenahan internal partai termasuk memiliki kantor yang representative serta melakukan konsolidasi kepengurusan partai dari tingkat desa hingga tingkat provinsi.Di bawah kepemimpinan Almarhum, Partai Golkar sukses memenangi sejumlah Pilkada. Di antaranya; Pilkada Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan, dan lain-lain.
Suami Atut Hikmat Tomet, anak emas Golkar di Banten
Golkar takut kehilangan suara di Banten. Sebab, Almarhum dinilai sebagai tokoh yang berpengaruh di Banten.
Advertisement
Rekomendasi