Anak protes Ruhut terlalu sibuk jadi anggota DPR

Saat menyatakan mundur sebagai calon ketua Komisi III, Ruhut menceritakan protes-protes anaknya.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Anak protes Ruhut terlalu sibuk jadi anggota DPR
Ruhut Sitompul mundur dari ketua Komisi III. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengambil hikmah dari keputusan mundur sebagai calon ketua Komisi III DPR. Dia mengaku mendapat keluhan dari keluarga karena terlalu sibuk sebagai politisi.Ruhut bercerita, ketika dirinya digadang-gadang akan menjabat sebagai ketua komisi bidang Hukum dan HAM menggantikan Gede Pasek Suardika. Menurut dia, istri dan anaknya mengeluh karena tidak ada waktu luang bersama, karena dia terlalu sibuk menjadi anggota DPR."Istri dan anak saya bilang, papi anggota saja ketemu kami susah apalagi ketua (Komisi III). Papi bukan ketua tapi semua kenal papi," kata Ruhut menirukan anaknya sembari meneteskan air mata di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/10).Menurut dia, mundur dari pencalonan ketua Komisi III sebagai bentuk kebersamaan. Meskipun petinggi Demokrat tetap ngotot untuk menunjuk dirinya sebagai ketua."Papi ini kebersamaan, saya ajari kepada anak-anak saya kebersamaan. Kita di Komisi III punya kebersamaan. Saya Ruhut Poltak Sitompul sudah saya laporkan (mundur) ke ketua umum, ketua harian, sekjen, ketua fraksi, bu Nurhayati yang cantik jelita. Mereka bilang tetap Ruhut," imbuhnya.Ruhut Sitompul memutuskan untuk mundur dari pencalonan sebagai ketua komisi III DPR. Atas hal itu, Demokrat menunjuk nama baru sebagai pengganti Ruhut, yakni Pieter C. Zulkifli Simabuea untuk segera dilantik.

Rekomendasi