Sepak terjang terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah, yang gemar menggarap proyek-proyek pemerintah makin terungkap. Bahkan, suami penyanyi dangdut Septy Sanustika itu diketahui kerap menggunakan koneksi dan kenalan di Partai Keadilan Sejahtera, supaya bisa melobi petinggi Badan Usaha Milik Negara.Hal itu diungkap oleh saksi Rama Pratama, mantan anggota DPR dari PKS dalam persidangan hari ini. Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia itu menyatakan Fathanah sempat menghubunginya dan minta dikenalkan kepada para petinggi Jasa Marga."Terdakwa (Fathanah) pernah menelepon saya. Dia minta disambungkan dengan pihak direksi Jasa Marga. Tetapi, saya tidak punya kenalan dengan Jasa Marga, makanya saya enggak merespon permintaan terdakwa," kata Rama saat bersaksi dalam sidang Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (30/9).Lantas, Jaksa Rini Triningsih mencecar Rama terkait permintaan Fathanah buat dipertemukan dengan Direksi Jasa Marga. Dia menduga permintaan itu ada kaitannya dengan proyek pemasangan lampu jalan raya di Tanjung Benoa."Kalau hal itu saya kurang tahu, tapi yang jelas terdakwa menelepon saya minta dihubungkan dengan Direksi Jasa Marga," ujar Rama.Rama mengaku mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, yang mengenalkan dia dengan Fathanah. Menurut anggota Biro Ekonomi PKS yang bergabung sejak 1999 itu, dia hanya tahu Fathanah berprofesi sebagai pengusaha."Saya tahunya terdakwa pengusaha. Tapi perusahaannya saya kurang tahu. Pak Luthfi yang bilang terdakwa pengusaha," lanjut Rama.
Rama Pratama ngaku diminta Fathanah kenalkan direksi Jasa Marga
Fathanah diduga mengincar proyek pemasangan lampu jalan raya di Tanjung Benoa.
Rekomendasi