Klewang, bos geng motor Pekanbaru memang sudah ditahan dan menjalani persidangan. Namun bukan berarti Pekanbaru bebas dari ancaman geng motor. Ahad (18/8) dini hari, para geng motor merampas sepeda motor di Main Stadium dan menjarah warung di Payung Sekaki.Kapolresta Pekanbaru menegaskan bahwa pihaknya akan menembak di tempat bila menemukan anggota geng motor melakukan tindak kekerasan. Seperti yang dikatakan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol RA Ginanjar kepada wartawan, Senin (19/8) di Mapolresta Pekanbaru. "Geng motor kita tembak ditempat," tegasnya.Ditempat yang sama Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan mengungkapkan, terkait 2 laporan tersebut, pihakya masih menyelidikinya. "Masih dalam penyelidikan kita. Beberapa strategi telah kita siapkan untuk menangkap pelakunya," tukasnya.Menurut Arief, geng motor yang merampas sepeda motor warga tersebut adalah rombongan Ghost Night yang merupakan musuh dari anggota geng motor Klewang. "Dari hasil penyelidikan kita, mereka adalah Ghost Night. Benar, pelaku adalah musuh Klewang. Secepatnya mereka kita tangkap," bebernya.Sebelumnya polisi menerima 2 laporan tindak kekerasan geng motor pada minggu (18/8) . Satu kasus terjadi di Main stadium menimpa Kevin (14) dan Yogi (14). Sepeda motor milik Kevin, Supra X dilarikan 30 orang geng motor yang menggunakan sepeda motor bodong dan bersenjata kayu dan pemukul baseball. Dia dianiaya, kemudian sepeda motornya dilarikan.Satu kasus yang lain, terjadi di hari yang sama menimpa May (40) warga Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki tepatnya di depan Jalan Sukajaya, Kecamatan Payung Sekaki. Kedainya dijarah oleh puluhan anggota geng motor.
Klewang ditangkap, kini geng motor Ghost Night kuasai Pekanbaru
Kapolresta Pekanbaru menegaskan bahwa pihaknya akan menembak di tempat. Tapi rupanya geng motor tidak takut.
Rekomendasi