Teroris Poso cari dana di Bandung dan Jakarta

Bentuknya juga didapat dengan cara merampok bank yang diyakini sebagai modal perjuangan mereka.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Teroris Poso cari dana di Bandung dan Jakarta
teroris. ©2012 Merdeka.com

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan Poso diduga sebagai basis baru bagi jaringan terorisme. Dalam rangkaian aksi terorisme sebelumnya mereka menjaring dana di Pulau Jawa."Sebelum di Poso mereka itu mengumpulkan dana seperti di Bandung, Kebumen, Kendal, dan Jakarta," katanya di Bandung, Selasa (4/6). Bentuknya juga didapat dengan cara merampok bank yang diyakini sebagai modal perjuangan mereka.Selain dikirimkan ke Poso, modal ini juga digunakan untuk menyerang kedutaan Miyanmar. Rentetan aksi terorisme yang marak ini masih dalam rangkaian sama. Kalaupun yang tertangkap orang baru di dalamnya pasti ada muka lama."Setiap aksi pasti berkaitan dengan rentetan tahun sebelumnya. Tahun lalu di Solo, berkaitan dengan Jakarta. Jadi harus diikuti," katanya.Dia mengaku teroris yang ada di Jawa sudah cukup porak poranda dengan penangkapan dan penggerebekan secara serentak oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri pada Mei lalu.Densus 88 melakukan penangkapan terhadap kelompok Abu Omar mulai dari Jakarta, Kendal, Kebumen, dan beberapa titik di Bandung, Jawa Barat. Bukan tanpa sebab mereka mengalihkannya ke luar Jawa.Mengenai perkembangan kasus bom bunuh diri di Poso menurut dia pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Mabes Polri. "Kita tunggu forensik Mabes Polri, apa bahan bomnya, yang jelas mereka anggota jaringan teroris," tandasnya.

Rekomendasi