Komisi III DPR memanggil Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo untuk membahas peristiwa bom bunuh diri di Mapolres Poso. Anggota Komisi III DPR Achmad Basarah mengatakan, sejauh ini pemberantasan teroris yang dimotori Polri masih jauh dari predikat membanggakan."Nanti ada rapat dengan Kapolri sama Komisi III, pembahasannya anggaran. Tapi tadi sudah kita sepakati akan memasukan sedikit pembahasan Poso," kata Achmad Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6).Menurut Basarah, penanganan teroris belum menyentuh akar. Akibatnya, proses kaderisasi teroris tetap terus berjalan, berkembang biak tanpa tersentuh ancaman.Seharusnya, Polri memberlakukan pengamanan ekstra di Poso. Sebab, wilayah tersebut merupakan salah satu basis teroris."Kalau akar permasalahannya tidak tersentuh, saya khawatir ini grand desain terorisme. Ini sebagai proyek politik pihak-pihak tertentu," ujarnya.Dia mengatakan, Komisi III DPR akan meminta pertanggungjawaban Kapolri soal penggunaan dana pemberantasan terorisme. Menurutnya, Polri tak bisa bergerak sendiri menyelesaikan problem teroris."Menangani pencegahan terorisme tidak hanya di Polri, harus ada lintas sektoral, bersatu. Itu yang tidak ada," kata Basarah.
Komisi III panggil Kapolri soal bom bunuh diri di Mapolres Poso
Sejauh ini pemberantasan teroris yang dimotori Polri masih jauh dari predikat membanggakan.
Rekomendasi