Pemblokiran dana sudah dibuka, Nuh yakin UN SD siap digelar

N yang menyelenggarakan provinsi, dan sudah kita kirimi uang meski punya APBD sendiri, insya Allah satu dua hari turun."

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Pemblokiran dana sudah dibuka, Nuh yakin UN SD siap digelar
M Nuh. Merdeka.com/Arie Basuki

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengaku yakin pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tingkat SD bisa terlaksana. Sebab pemblokiran dana sebesar Rp 100 juta akan segera dibuka kembali oleh Kementerian Keuangan dalam waktu dekat."Ya endak apa-apa. UN yang menyelenggarakan provinsi, dan sudah kita kirimi uang meski punya APBD sendiri, insya Allah satu dua hari turun," kata Nuh optimis di Kantor Wakil Presiden, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).Pencairan dana tersebut berhasil dilakukan setelah dia bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan Hatta Rajasa. Pembicaraan itu berlangsung saat sedang membahas rapat kompensasi pasca kenaikan BBM bersama Wakil Presiden Boediono."Itu yang keluar rambut putih (Hatta) itu, tadi saya sudah komunikasi," ujarnya.Nuh menyebut, setelah dicek ternyata tidak ada pembengkakan. Namun ada penambahan anggaran pendidikan nasional sebesar Rp 79 triliun. Dengan penambahan itu, dia berharap perguruan tinggi tidak menarik SPP dari siswanya."Rp 12 triliun itu PNBP (pendapatan negara bukan pajak), dan itu dari PT (Perseroan Terbatas). Anggaran Rp 12 triliun itu dari SPP lah," terangnya.Nuh menjelaskan, dana SPP dikumpulkan ketemu Rp 12 triliun. Dari situ kementerian memberi dukungan ke dikti supaya mau membangun. "Sekarang kalau mau bangun, narik dari anak-anak, kita mau nutup itu. Dan di dalam anggaran dikti termasuk gaji dan tunjangan guru besar," ujarnya.

Rekomendasi