Politikus PDIP ancam Kementerian ESDM kalau kalah proyek SHS

Herman juga meminta fee 40 persen dari proyek ini.

Aryo Putranto Saptohutomo
Politikus PDIP ancam Kementerian ESDM kalau kalah proyek SHS
tipikor. merdeka.com/Imam Buhori

Terdakwa kasus korupsi pengadaan Solar Home System di Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam pada 2007 dan 2008, Kosasih Abbas mengaku pernah diancam Herman Hery, politikus PDIP. Menurut Kosasih, ancaman partai Herman kalah lelang dalam proyek SHS.Menurut Kosasih, Herman adalah rekan anggota komisi VII DPR fraksi Partai Golkar, Gusti Iskandar. Keduanya meminta jatah 40 persen dari nilai proyek itu, setelah anggarannya dialihkan dari Perusahaan Listrik Negara ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral."Pada 2007, saya menemani Gusti bertemu sama Herman Hery di Plasa Senayan, Jakarta. Herman datang sama anak buahnya, Anang. Herman minta jatah 40 persen. Dia sempat mengancam. 'Kalau sampai ada apa-apa, ESDM saya acak-acak'," kata Kosasih kepada wartawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (9/1).Menurut Kosasih, pertemuan itu terjadi setelah beberapa hari sebelumnya Gusti juga melakukan pertemuan. Dia mengatakan, pertemuan di Hotel Park Lane itu dihadiri mantan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfataan Energi, Yacob Purwono, Kosasih. Saat itu, Gusti meminta jatah proyek SHS sebesar 40 persen. Saat itu, Yacob menyetujui permintaan Gusti.Menurut Kosasih, dia tidak bisa menolak permintaan Yacob buat memenangkan perusahaan tertentu dalam proyek itu.

Rekomendasi