Ultah ke-40, PDIP gandeng BNN dan BKKBN

Banyak kader PDIP yang selama ini tersangkut kasus narkotika.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Ultah ke-40, PDIP gandeng BNN dan BKKBN
Megawati danTjahjo Kumolo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengungkapkan, pihaknya akan menjalin kerjasama dalam bentuk MoU dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) dan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Penandatanganan MoU akan dilakukan besok dalam acara puncak peringatan HUT ke-40 PDIP."Kita membuat komitmen antara partai dengan BNN dan BKKBN," tegas Tjahjo di Kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (9/1).Menurut Tjahjo, hal ini penting karena pengalaman kader PDIP yang terbukti positif menggunakan narkoba. "Di Pemalang kita juga pecat, kalau ada kader tes urine positif bakal langsung dipecat," jelasnya.Selain itu, partai juga melakukan MoU dengan BKKBN untuk menggalakkan program KB. Disinyalir, program KB saat ini belum terlaksana secara maksimal."Kemudian kami juga akan memberikan penghargaan kepada ahli waris almarhum tokoh pembuat waduk Jatiluhur melalui keluarga almarhum Ir H Juanda dan almarhum Ir Sutami," kata Tjahjo.Peringatan ulang tahun PDIP ke-40 ini bertemakan "Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat" dengan sub tema "Pengelolaan Sumber Daya Air dan kemandirian Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat". Menurut Anggota Komisi I DPR ini, sangat penting adanya upaya pelestarian waduk-waduk guna mencapai ketahanan pangan."Untuk meningkatkan pangan ya harus membuat waduk, kan tidak ada waduk baru dibuat. Maka dari itu untuk meningkatkan benih dan ketahanan pangan maka perlu dilestarikan waduk-waduk," jelas Tjahjo."Rangkaian kegiatan peringatan 40 tahun PDIP ini adalah bagian dari konsolidasi partai dalam rangka memasuki agenda pemilu legislatif dan pilpres pada tahun 2014 yang akan datang. PDIP akan memanfaatkan berbagai pengalaman politik, baik suka maupun duka sebagai pelajaran berharga untuk meraih kesuksesan," pungkasnya.Dalam acara besok dijadwalkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal menyampaikan orasi politik.

Rekomendasi