Hadiri sidang pemotong bambu, ratusan warga digeledah polisi

Mulai dari bapak, anak dan ibu-ibu dilakukan pemeriksaan barang bawaan mereka sebelum masuk ruang sidang.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Hadiri sidang pemotong bambu, ratusan warga digeledah polisi
Polisi geledah warga. ©2013 Merdeka.com

Ratusan warga Desa Tampingan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang kembali mengikuti sidang kasus pemotongan bambu di Pengadilan Negeri(PN) Mungkid, Magelang. Sebelum masuk ke area PN, ratusan warga tersebut digeledah satu persatu oleh polisi.Satu persatu warga diminta untuk membuka barang bawaan mereka untuk dilihat dan diteliti oleh petugas aparat kepolisian yang berjaga di balik pintu gerbang Gedung PN Mungkid yang berseberangan persis dengan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang.Mulai dari bapak, anak dan ibu-ibu dilakukan pemeriksaan barang bawaan mereka mulai dari tas serta bungkusan plastik yang mereka bawa. Usai masuk, di depan pintu masuk Gedung PN Magelang juga berjajar puluhan barisan blokade atau pagar betis sehingga tidak semua warga yang jumlahnya ratusan bisa mengikuti sidang di ruang utama."Saya minta untuk perkuat penjagaan di beberapa pintu masuk. Biar aman dan tidak terjadi hal-hal ingin. Tolong diperkuat," Kanit Dalmas AKP Gde Suarti kepada anggotanya saat di lapangan sekitar Gedung PN Mungkid, Magelang, Kamis(7/1).Tidak hanya di pintu gerbang utama masuk ke halaman, penggeledahan juga dilakukan di depan ruang utama sidang yang digunakan untuk mengadili Budi Hermawan (28) dan Muhammad Misbachul Munir (20) warga pemotong dua batang bambu.

Rekomendasi