Jadi lokasi syuting, Harapan Kita ingin kenalkan dunia medis

"Ini lebih untuk mengenal Rumah Sakit, dan kami tidak memungut biaya dari Production House (PH)," ujar Achmad Soebarjo.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
Jadi lokasi syuting, Harapan Kita ingin kenalkan dunia medis
RS Harapan Kita. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Direktur Rumah Sakit Anak dan Bunda (AB) Harapan Kita Achmad Soebarjo Tancarino mengaku bahwa ruang ICU digunakan untuk syuting film Paris in Love. Akibat ruang ICU digunakan syuting, pasien atas nama Ayu Tria (7) meninggal dunia.Ayu, pasien kemoterapi itu meninggal karena tidak bisa mendapat pertolongan dengan baik. Namun pihak RS Harapan Kita menyebut bahwa syuting tersebut adalah salah satu upaya untuk mengenalkan dunia medis kepada masyarakat."Ini lebih untuk mengenal Rumah Sakit, dan kami tidak memungut biaya dari Production House (PH). Memang sudah beberapa kali kami mengenalkan program melalui media maupun dari hiburan seperti film," ujar Dirut RS AB Harapan Kita, Achmad Soebarjo Tancarino saat menggelar jumpa pers di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/12). Namun akibat dipakai syuting tersebut seorang pasien meninggal dunia lantaran terlantar. RS Harapan Kita pun siap menerima sanksi dari Kemenkes."Kami menyadari akhirnya, ini membuat ketidaknyamanan di RS AB Harapan Kita dan kita tidak mengetahui jika berdampak seperti ini. Kami sebagai staf Kemenkes siap menjalani apa yang diperintahkan dari Kemenkes," imbuhnya.

Rekomendasi