Wamenhan: Malaysia harus terapkan koreksi personal

"Hendaknya menghormati personality karena itu sangat penting," ujar Sjafrie Syamsuddin.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Wamenhan: Malaysia harus terapkan koreksi personal
Sjafrie Syamsuddin. ©2012 Merdeka.com

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen (Purn) TNI Sjafrie Syamsuddin mengatakan, Malaysia perlu menerapkan koreksi personal. Hal ini dinyatakan untuk menanggapi pernyataan mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainuddin Maidin yang menyebut mantan Presiden RI BJ Habibie sebagai pengkhianat."Sebagai sesama tetangga, hendaknya menggunakan suatu koreksi personal," ujar Sjafrie di sela Seminar Nasional Hari Bela Negara di Gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/12).Sjafrie menjelaskan, koreksi personal sangat penting untuk menjaga hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Malaysia. "Bagaimana negara itu bisa bersahabat kan sangat dipengaruhi hubungan komunikasi internal," kata dia.Selanjutnya, kata Sjafrie, Malaysia perlu menjaga etika dalam melakukan komunikasi. "Hendaknya menghormati personality karena itu sangat penting," ungkap dia.Namun demikian, Sjafrie menambahkan, pernyataan Zainuddin tidak akan berpengaruh dalam hubungan Indonesia-Malaysia yang sudah lama terjalin. "Saya kira secara makro tidak akan mempengaruhi hubungan kenegaraan. Tidak pula mempengaruhi kerjasama pertahanan," pungkas dia.Sebelumnya, Zainuddin menyebut Habibie sebagai pengkhianat bangsa lantaran ketika menjabat sebagai presiden RI dia telah memisahkan Timor Timur dari Indonesia. Zainuddin juga menyamakan Habibie dengan tokoh politisi oposisi pemerintah Malaysia Anwar Ibrahim dengan menuduhnya telah menjual negara kepada IMF.

Rekomendasi