Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng

Rizal akan menuntut cover Majalah Tempo edisi Senin (17/12) yang berjudul 'TIGA MALLARANGENG' soal kasus Hambalang.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Rizal Mallarangeng, menunjukkan cover Majalah Tempo saat memberikan keterangan wartawan terkait protesnya terhadap majalah tersebut di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). Rizal akan menuntut dalam edisi hari ini Senin (17/12) cover Majalah Tempo yang diberi judul 'TIGA MALLARANGENG" soal kasus Hambalang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
1 dari 5 halaman
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Seorang jurnalis melihat surat pengunduran diri Andi Mallarangeng, saat Rizal Mallarangeng memberikan keterangan wartawan terkait cover Majalah Tempo di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
2 dari 5 halaman
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Rizal Mallarangeng, saat memberikan keterangan wartawan terkait cover Majalah Tempo di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
3 dari 5 halaman
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Rizal Mallarangeng, memberikan keterangan wartawan terkait cover Majalah Tempo di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). Rizal akan menuntut dalam edisi hari ini cover Majalah Tempo yang diberi judul 'TIGA MALLARANGENG" soal kasus Hambalang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
4 dari 5 halaman
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Rizal Mallarangeng, saat memberikan keterangan wartawan terkait cover Majalah Tempo di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). Rizal akan menuntut dalam edisi hari ini cover Majalah Tempo yang diberi judul 'TIGA MALLARANGENG" soal kasus Hambalang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
5 dari 5 halaman
Majalah Tempo diprotes Rizal Mallarangeng
Rizal Mallarangeng, saat berjalan menuju ruang pertemuan pers di Freedom Institute, Jakarta, Senin (17/12). Rizal akan menuntut dalam edisi hari ini cover Majalah Tempo yang diberi judul 'TIGA MALLARANGENG" soal kasus Hambalang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
Rekomendasi