Rumah dari Kemensos rampung, Mak Yati mau bertani di kampung

Mak Yati yang bekerja sebagai pemulung ini terkenal karena menyumbang dua kambing saat kurban kemarin.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Rumah dari Kemensos rampung, Mak Yati mau bertani di kampung
pemulung berkurban. ©2012 Merdeka.com/ramadhian

Kementerian Sosial telah menjanjikan akan membangunkan sebuah rumah untuk pasangan Mak Yati beserta Maman, suaminya. Pembangunan rumah tersebut saat ini masih dalam proses.

"Masih dalam proses. Namun saat ini sudah berjalan," ujar salah satu Tim Reaksi Cepat Kementrian Sosial, Yayat, saat ditemui di masjid Al-Itihad, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (27/11).

Ketika ditemui di tempat yang sama, Mak Yati mengatakan jika nantinya rumah tersebut rampung, dirinya beserta suami akan menetap di Kampungnya, di Pasuruan, Jawa Timur.

"Ya nanti kalau udah jadi ya tinggal di kampung aja. Paling nanti kerja tani di kampung," ujar Mak Yati yang mengenakan baju merah panjang dipadupadankan dengan celana bahan warna abu-abu dilengkapi dengan kerudung hitamnya.

Terkait lahan tani, dirinya akan bertani di lahan orang. "Ya taninya di lahan orang nanti. Jadi kerja sama orang aja, tapi," lanjut Mak Yati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial Salim Segaf bertandang ke rumah Mak Yati pada Minggu 28 Oktober lalu. Pada kesempatan itu, Salim menjanjikan kepada Mak Yati dan suaminya sebuah rumahnya yang akan dibangun di Pasuruan, tempat Mak Yati berasal.

Mak Yati mendadak terkenal karena menyumbang dua kambing saat kurban kemarin. Dirinya yang bekerja sebagai pemulung menabung untuk membeli hewan kurban selama 3 tahun.

Rekomendasi