Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya buka suara terkait konflik yang terjadi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Presiden SBY akan pidato di Istana Negara pada pukul 20.00 WIB malam nanti."Bapak Presiden akan menyampaikan pernyataan pers nanti malam, 8 Oktober 2012 di Istana Negara," kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Senin (8/10).Mensesneg Sudi Silalahi sebelumnya membantah bahwa presiden diam dan mengabaikan kisruh antara Polri vs KPK. Sudi mengungkapkan, Presiden SBY mengikuti detik demi detik perkembangan kasus tersebut."Tidak benar Presiden berdiam diri atau mendiamkan. Tentu tidak ada kewajiban Presiden menjawab pertanyaan LSM atau politikus tertentu," kata Sudi dalam keterangan persnya di Kantor Presiden kemarin.Sudi mengatakan, setiap ada persoalan di negeri ini Presiden selalu mengikuti. "Presiden tidak pernah alpha di setiap masalah. Sejak awal khusus kasus ini (Polri versus KPK) Presiden sudah memberikan arahan," ujarnya.Presiden pun akhirnya berjanji segera mengambil alih polemik antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri ini. Langkah ini dilakukan setelah kepala negara mendengarkan komentar masyarakat agar segera mengambil alih polemik tersebut."Presiden mendengar komentar masyarakat agar presiden mengambil alih. Maka, presiden akan mengambil alih dan sampaikan pesan pada rakyat besok Senin, 8 Oktober," imbuh Sudi.
Presiden bicara konflik Polri vs KPK pukul 20.00 WIB
"Bapak Presiden akan menyampaikan pernyataan pers nanti malam, 8 Oktober 2012 di Istana Negara."
Baca Juga
SBY Sebut UMKM Fondasi Ekonomi Nasional
Rekomendasi