Banyak desakan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menengahi kisruh antara Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tengah desakan itu, SBY justru memerintahkan Mensesneg Sudi Silalahi untuk berbicara ke publik tentang kisruh kedua lembaga penegak hukum tersebut."Atas arahan Bapak Presiden (SBY), Mensesneg akan bicara," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha, Minggu (7/10).Sudi akan bicara pada pukul 16.00 WIB sore ini. Rencananya, keterangan pers akan digelar di Kantor Presiden Jakarta.Padahal, kemarin SBY berjanji akan segera membuat pernyataan terkait polemik Polri dengan KPK. "Tadi pagi Presiden menelepon saya, dan menyatakan segera akan membuat pernyataan publik tentang situasi Polri dan KPK," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana kemarin.Denny diminta memberikan beberapa masukan dan melaporkan perkembangan situasi terkini, mengenai persoalan tersebut. Pernyataan Presiden, imbuh Denny, akan disampaikan terbuka."Mungkin dalam satu atau dua hari ini. Saya harap media massa dapat meliput dan menyampaikannya segera pada masyarakat," ujar dia.Kisruh Polri dengan KPK kembali memanas setelah puluhan polisi mengepung Gedung KPK. Mereka ingin menangkap penyidik KPK, Kompol Novel Baswedan, karena diduga terlibat kasus penganiayaan delapan tahun lalu saat masih bertugas di Polda Bengkulu.Upaya Polri menangkap anak buahnya sendiri mendapat halangan dari pimpinan KPK. Tidak hanya dari KPK, puluhan aktivis dan masyarakat juga menentang atas upaya Polri tersebut. Hari ini, ribuan orang turun ke jalan mendukung KPK.
Soal KPK, SBY malah perintahkan Mensesneg bicara ke publik
Banyak kalangan mendesak agar Presiden SBY menengahi kisruh Polri dengan KPK.
Rekomendasi