BNN akan studi banding penanganan narkotika ke Portugal

Dalam simposium, BNN turut menghadirkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
BNN akan studi banding penanganan narkotika ke Portugal
BNN akan studi banding penanganan narkotika ke Portugal

Bukan hanya DPR yang suka studi banding. Badan Nasional Narkotika (BNN) juga dalam waktu dekat akan terbang ke Portual untuk mempelajari penanganan narkotika ke Porugal.Kepala BNN Gories Mere mengatakan, BNN memilih Portugal sebagai tempat studi banding, karena negara itu merupakan yang paling bagus dalam penanganan penyalahguna narkotika."Di Portugal diterapkan tiga cara dalam penanganan penyalahguna narkotika, pinalti, rehabilitasi dan bekerja sosial," ujar Gories dalam simposium di Jakarta, Kamis (4/10).Selain itu, kata Gories, pihaknya juga akan mengundang LSM-LSM untuk berangkat ke Portugal. "Untuk studi banding cara penanganan penyalahguna narkotika," ujarnya.Dalam simposium, BNN turut menghadirkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan International Drug Policy Consortium (IDPC)."Khadiran UNODC dan IDPC untuk kasih masukan pada simposium ini, mereka juga pernah kasih dekriminalisasi ini waktu di Wina soal narkotika," kata Gories.Pada simposium tersebut, BNN menerangkan penerapan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. UU itu mengatakan penyalahguna narkoba tidak mendapatkan vonis penjara, namun berhak mendapatkan rehabilitasi baik medis maupun sosial.

Rekomendasi