Polda Jawa Timur mengambil alih keluarnya informasi seputar kasus Yunita alias Keyko (27) si mucikari kelas kakap yang tertangkap oleh Polres Surabaya. Sebab, luasnya jaringan Keyko melibatkan banyak kalangan. Namun demikian, kasus itu tetap ditangani Polrestabes Surabaya. "Pada intinya, kasus ini tetap ditangani Polrestabes Surabaya. Kalau wartawan menginginkan informasi pengembangan kasus mucikari ini (Keyko) bisa langsung konfirmasi ke Kabid Humas Polda Jatim," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Hilman Thayib di kantornya, Kamis (13/9). Menurut Hilman, mucikari dengan dua anak itu memiliki kaki tangan di seluruh daerah di Tanah Air, termasuk di Jakarta. Keyko sendiri mengakui sering menyediakan wanita panggilan khusus para pejabat-pejabat di berbagai kota."Saya tidak pernah menawari mereka (wanita panggilan), tapi mereka yang datang meminta dicarikan pelanggan. Di antar mereka ada model, mahasiswa, pegawai kantor dan cewek-cewek yang suka dugem. Pelanggan saya juga macam-macam, ada juga dari kalangan pejabat yang ada di berbagai kota," aku Keyko kala itu.Informasi yang diperoleh, Keyko pernah dekat dengan salah seorang polisi. Sayang, ketika ditanya soal itu, Keyko tidak mau mengaku dari kesatuan mana siapa polisi itu.Ditanya soal jaringan Keyko apakah sampai di luar Indonesia (internasional)? Hilman mengatakan masalah itu masih dalam pengembangan. "Kemungkinan itu ada," kata dia pendek.
Polda Jatim ambil alih informasi kasus mucikari kakap
Alasannya polisi adalah luasnya jaringan Keyko yang melibatkan banyak kalangan.
Rekomendasi