Gendi Alpakasogi Tobing (25) perampok enam minimarket yang ada di Tangerang ternyata berbohong kepada pacar dan polisi soal statusnya sebagai mahasiswa Bina Nusantara (Binus). Gendi ternyata hanya seorang pengangguran.Hal itu diakui keluarga Gendi saat ditemui wartawan di kediaman orangtua tersangka Kompleks Perumahan BSD Serpong Anggrek Loka Blok H/30, Kota Tangsel, Rabu (29/8).Menurut Kakak kandung tersangka bernama Sojuaon Tobing (29), Gendi selama ini tidak memiliki pekerjaan. Bahkan adiknya juga bukan mahasiswa Binus, seperti pengakuan adiknya itu kepada polisi dan pacarnya."Dia tak pernah kuliah. Bohong itu. Dia itu lulusan SMIP di Ciputat sekitar tahun 2005-2006. Setelah itu pernah bekerja di Bali di perusahaan airlines dan travel sebagai tiketing," ucapnya.Namun Gendi tak lama bekerja, hanya sekitar setahun. Setelah itu dia banyak menganggur, dengan hobi main game online. "Papa sebenarnya menyuruh dia kuliah. Tapi dia tak mau," ujarnya.Sebelumnya, saat dihadapan Kapolsek Serpong Kompol Nico A Setiawan, tersangka saat ditanya mengatakan dirinya adalah mahasiswa Binus. Bahkan keterangan itu juga diperkuat oleh pacar pelaku .Pacarnya yang enggan menyebutkan namanya itu saat di Polsek Serpong mengatakan, dirinya tidak tahu kalau pacarnya adalah seorang perampok. Mahasiswi Trisakti Fakultas Kedokteran yang sedang menunggu semester akhir ini mengaku pacarnya memang mahasiswa Binus semester satu Fakultas Ekonomi. Dia bertemu sang pacar sekitar pukul 09.00 WIB di BSD Square pada Selasa (28/08) sesaat sebelum tersangka ditangkap.
Perampok minimarket ternyata ngaku-ngaku mahasiswa Binus
Dia itu lulusan SMIP di Ciputat sekitar tahun 2005-2006. Setelah itu pernah bekerja di Bali di perusahaan airlines.
Advertisement
Rekomendasi