Di Istana, jemaat HKBP dan Yasmin berdoa untuk Rohingya

Doa khusus untuk Rohingya itu juga menjadi bagian dari liturgi ibadah.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Di Istana, jemaat HKBP dan Yasmin berdoa untuk Rohingya
Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia berdoa untuk Rohingya. ©2012 Merdeka.com

Sekitar 130 warga jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali terpaksa mengadakan ibadah di depan Istana Merdeka, Jakarta, karena sampai saat ini kedua gereja mereka masih disegel. Dalam ibadah itu, para jemaat juga mendoakan etnis Muslim Rohingya yang mengalami kekerasan di Myanmar. Doa khusus untuk Rohingya itu juga menjadi bagian dari liturgi ibadah. Jemaat juga membawa dua buah poster. "Ini sebagai bentuk solidaritas sesama korban," kata juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging, di Jakarta, Minggu (5/8).Dalam khotbahnya, Pendeta Palti Panjaitan dari HKBP Filadelfia mengatakan demi memperebutkan "roti yang bersifat sementara", penguasa tega untuk mendiskriminasi sesama manusia, seperti yang terjadi pada suku Rohingya, pada Ahmadiyah, pada kelompok-kelompok yang dianggap minoritas."Berusahalah membawa perdamaian dan kesejahteraan, bukan membawa kekerasan dan diskriminasi, seperti yang dialami Rohingya, Ahmadiyah, Syiah, GKI Yasmin, HKBP Filadelfia," ujar Palti.Seperti diketahui, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia belum bisa beribadah di bangunan gerejanya, meski putusan pengadilan sudah menyatakan keabsahan kepemilikan. Dua pekan sekali mereka beribadah di depan Istana Merdeka.

Rekomendasi