Komnas Perlindungan Anak (PA) menilai penyambutan pembebasan Ariel Peterpan terlalu berlebihan. Komnas juga tak habis prilaku remaja yang sebegitu antusiasnya menunggu bahkan membuntuti Ariel meski sudah meninggalkan Rutan Kebonwaru."Seharusnya pembebasan ini nggak perlu dipublikasikan berlebihan. Tadi saya lihat di televisi banyak fans Ariel yang rata-rata remaja rela menjemput Ariel di Rutan Kebonwaru," kata Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, kepada wartawan di kantor Komnas PA, Senin (23/7).Komnas menduga ada pihak yang sengaja mengkoordinasi para fans Ariel datang ke Rutan Kebonwaru, Bandung, untuk menjemput sang idola. Apalagi, Senin ini merupakan hari pertama masuk sekolah, tapi ratusan remaja malah berkumpul di Bandung."Kalau saya rasa ini sudah ada yang mengkoordinasi. Lagian ini kan hari pertama sekolah, mungkin demi Ariel mereka rela tidak sekolah," kritiknya.Kepada seluruh remaja, dia mengimbau untuk tidak mengagumi seseorang secara berlebihan termasuk pada Ariel. Ariel yang ditahan karena kasus asusila tak pantas mendapat perlakukan spesial seperti itu."Siapa si Ariel itu, diakan bukan pahlawan. Ariel itu pria penyimpang seks, tapi seolah-olah remaja mengidolakan idolanya yang suka pergaulan bebas. Bisa saja gara-gara itu mereka menafsirkan perbuatan Ariel itu sah-sah saja, itu dampak negatifnya," terang Arist.Dia pun mengkritik prilaku Ariel yang malah sibuk menebar senyum saat meninggalkan rutan."Harusnya Ariel kalau mau bebas ya bebas saja. Jangan sampai dikoordinasikan sampai ada yang jemput. Dan kataka minta maaf bahwa perbuatannya selama ini adalah salah," sindirnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Ariel resmi mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) hari ini. Sejak pukul 09.15 mengenakan kaos putih dia meninggalkan rutan.
Komnas PA minta ABG tak berlebihan idolakan Ariel
Ariel yang ditahan karena kasus asusila tak pantas mendapat penyambutan yang berlebihan..
Advertisement
Rekomendasi