Kronologi penghadangan jemaat versi HKBP Filadelfia

Juru Bicara FPI Munarman membantah pihaknya terlibat dalam penghadangan jemaat di Bekasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kronologi penghadangan jemaat versi HKBP Filadelfia
Aksi GKI Yasmin. Merdeka.com

Jemaat HKBP Filadelfia dihadang sekelompok massa intoleran saat hendak beribadah di lahan gerejanya di Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (6/5). Seorang aktivis Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk), Tantowi Anwari, mengaku juga menjadi korban pemukulan oleh massa.Thowik, sapaan Tantowi, dipukul oleh massa yang ia sebut berasal dari Front Pembela Islam (FPI) wilayah Tambun. Namun, Juru Bicara FPI Munarman membantah pihaknya terlibat dalam insiden di Bekasi itu."Saya nggak tahu, nggak mendapat informasi. Kalau saya tidak dapat informasi, berarti bukan FPI," kata Munarman saat dihubungi merdeka.com.Berikut kronologi insiden tersebut yang disampaikan Pendeta Palti Panjaitan dari HKBP Filadelfia dalam jumpa pers di kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Jakarta. Jumpa pers juga dihadiri oleh Ketua PGI, Anderas Yewangoe.09.00Jalan menuju lokasi ibadah jemaat HKBP di Desa Jejalen Jaya, Tambun, Bekasi, sudah dihadang sekitar 500 orang dari massa intoleran. Mereka mulai melakukan penyisiran terhadap jemaat.Ada ketegangan antara massa intoleran dengan jemaat HKBP karena Satpol PP dan massa juga ikut menghadang jemaat.Jemaat mulai berdatangan, termasuk Pendeta Palti Panjaitan. Terjadi negosiasi dengan ketua Satpol PP, Agus. Namun negosiasi tidak membuahkan hasil, sehingga para jemaat pulang ke rumah masing-masing.09.15Konsentrasi massa intoleran masih di depan Klinik Medika Jejalen Jaya. Di situ ada beberapa jemaat yang masih datang, namun mendapat hujatan dan dikejar oleh massa intoleran.09.20Situasi memanas, anggota FPI Tambun, Murhali Barda menyeret Thowik dan menginterogasinya untuk menjelaskan arti kata di kaosnya 'lawan tirani mayoritas'.Thowik menjelaskan bahwa dirinya dan serikat jurnalis untuk keberagaman (Sejuk), hanya mengajak damai untuk semua golongan. Namun FPI justru menyikapinya sebagai bentuk perlawanan kepada umat Islam.Kemudian massa FPI menelanjangi Thowik dan ketua FPI Tambun, Murhali Barda menyita KTP-nya.09.30Ada provokasi dari FPI bahwa Thowik sedang melawan Islam. Ratusan massa FPI kemudian memukul dan menendang lengan serta punggung Thowik, sehingga mengakibatkan luka lecet. Kemudian Polisi dan Satpol PP melerai dan mengevakuasi Thowik dari kerumunan.09.45Tiba di Polsek tanpa pakaian, Thowik hanya diperiksa untuk identitas dan kronologi. Thowik tidak berkenan di-BAP.Pemukulan Thowik oleh massa ini dibantah oleh Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes (Pol) Wahyu Hadiningrat. Dia mengatakan, Tantowi hanya diamankan karena menggunakan kaos yang memprovokasi. Kaos itu bertuliskan 'Lawan Tirani Mayoritas.'"Tidak ada pemukulan. Hanya ada pemuda yang menggunakan kaos dengan tulisan yang sifatnya memprovokasi, sehingga diamankan," kata Wahyu saat dihubungi merdeka.com

Rekomendasi