Tim Disaster Victim Identification (DVI) siang ini mulai melakukan proses indentifikasi potongan tubuh korban sukhoi yang di temukan warga, Senin (28/5) didekat lereng gunung salak tempat jatuhnya pesawat sukhoi superjet100 beberapa waktu.Menurut kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol Agus Prayitno, saat ini potongan tubuh korban sudah sulit untuk diidentifikasi, hal ini dikarenakan kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk."Kita kedatangan dua kantong jenazah. Tadi sudah kita buka, isinya body part yang dalam keadaan tidak utuh lagi. Secara visual kita tidak bisa melihat itu apa, karena sudah 3 minggu dan kondisinya membusuk," ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/5).Lebih lanjut Agus menjelaskan dalam proses indentifikasi ini Tim DVI mencoba mengambil sampel DNA melalui tulang dari potongan tubuh tersebut. Hal ini dikarenakan kondisi potongan tubuh korban yang sudah tidak memungkinkan untuk diambil DNA-nya."Karena sudah membusuk kita gak bisa ngambil sampelnya dari tubuhnya, tapi kalau masih ada tulangnya kita akan mencoba ambil DNA dari situ," jelasnya.Proses indentifikasi korban ini menurut Agus memerlukan waktu hingga dua minggu, pihak rumah sakit pun telah memberitahu pada seluruh keluarga korban sukhoi terkait hal ini."Kita sudah beritahu semua keluarga, namun kalo sampai dua minggu tidak bisa terindentifikasi, biasanya yang sudah-sudah kita kubur tersendiri,"Evakuasi terhadap korban kecelakaan Pesawat SSJ-100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dihentikan oleh Basarnas pada 18 Mei 2012 atau hari kesepuluh pasca jatuhnya pesawat.Penghentian ini, sesuai dengan PP nomor 36 tahun 2006 tentang masa operasi SAR yang hanya berlangsung satu minggu, dan jika ditemukannya lagi tanda-tanda adanya korban maka operasi dapat dilanjutkan.Namun pada Senin 28 Mei 2012 lalu, warga kembali menemukan 3 potongan tubuh korban SSJ-100 tidak jauh dari lokasi serpihan pesawat di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat."Saya hanya mengatakan bahwa setelah diadakan penyisiran tidak ada tanda-tanda adanya korban maka operasi kami tutup," kata Daryatmo, kepada wartawan, melalui pesan singkatnya, Rabu (30/5).
Tim DVI identifikasi sisa potongan tubuh korban Sukhoi
Potongan tubuh korban sudah sulit untuk diidentifikasi karena dalam keadaan membusuk.
Rekomendasi