Merokok tampaknya sudah menjadi gaya hidup seseorang dalam pergaulan. Buktinya, Ketua DPR Marzuki Alie menjadi korban tren merokok karena lingkungan di sekitarnya adalah perokok aktif."Ya, wartawan kan merokok di situ. Daripada saya menghirup asapnya maka saya ambil satu batang saja," cerita Marzuki saat berbincang santai dengan merdeka.com, Kamis, Rabu (19/4).Awalnya Marzuki sempat malu-malu mengakui dirinya sebagai penikmat rokok. Meski akhirnya mengaku, Marzuki mengklaim dirinya hanya berani merokok di udara terbuka."Ya kalau lingkungan sekitar merokok maka saya akan ikut merokok. Itu saja paling saya cuma ambil satu batang saja," kelakarnya.Di DPR sendiri, Marzuki mengaku jarang merokok karena sudah ada aturan kawasan dilarang merokok. Kepada anggota DPR lainnya yang masih suka merokok di dalam gedung, diharapkan juga mematuhi aturan itu."Tapi kalau sudah ada peraturan seperti itu ya harus kita patuhi. Lebih baik merokok di tempat yang tidak dilarang merokok," tandasnya.Marzuki juga menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan kepastian hukum dalam penjelasan dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam putusan tersebut dijelaskan tempat kerja, tempat umum dan tempat lainnya harus menyediakan tempat atau ruang khusus untuk merokok.Lantas saat ditanya, apakah DPR segera membangun ruangan khusus perokok, Marzuki menyerahkan keputusan itu pada Sekjen DPR."Itu urusan sekjen, jadi apa pun urusan mengenai infrastruktur dan operasional ya ngomong saja sama sekjen," tutur Marzuki sebelumnya.
Ikuti tren, Ketua DPR Marzuki Alie jadi perokok pasif
"Daripada saya menghirup asapnya maka saya ambil satu batang saja," kata Marzuki.
Advertisement
Rekomendasi