Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri akhirnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan pesawat twin otter milik Trigana Air oleh kelompok bersenjata di Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya.Proses olah TKP ini sebelumnya sempat tertunda akibat tidak adanya pesawat yang mau terbang ke Mulia. Olah TKP yang dilakukan tim labfor itu dipimpin Wakapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw, yang juga dihadiri Direktur Reserse Umum Polda Papua Kombes Wachyono di sekitar lapangan terbang Mulia.Kabid Humas Polda Papua AKBP Yohanes Nugroho, Rabu (18/4) menjelaskan tim Puslabfor terbang ke Mulia dengan menggunakan pesawat Sky Truck milik Mabes Polri. Selain tim dari labfor, tim penyidik juga terdiri dari Serse Polda Papua.Sebelumnya tim tidak dapat melakukan olah TKP karena tidak ada perusahaan penerbangan yang mau melayani rute ke Mulia, sejak pesawat Twin Otter milik Trigana ditembak kelompok bersenjata pada 8 April lalu hingga menewaskan satu orang penumpangnya.Pemda dan Polres Puncak Jaya sendiri sudah memberikan jaminan keamanan bagi perusahaan penerbangan, namun hingga saat ini belum ada yang mau melayani rute tersebut.
Tim Puslabfor Polri olah TKP penembakan Trigana
Upaya olah TKP ini sebelumnya tidak bisa dilakukan karena tidak ada pesawat yang melayani penerbangan ke Puncak Jaya.
Rekomendasi